Berita HST

Gadis Cantik ini Ternyata Tidak Hanya Galuh HST, Ia Juga Berprofesi Polwan

Di tengah kesibukan sebagai aparat hukum, ternyata Aida Ramila Wati masih punya waktu untuk berkompetisi meraih gelar Galuh HST.

Gadis Cantik ini Ternyata Tidak Hanya Galuh HST, Ia Juga Berprofesi Polwan
istimewa/aida ramila wati
Aida Ramila Wati, Galuh HST yang juga berprofesi sebagai Polwan Satreskrim Polres HST 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Di tengah kesibukan sebagai aparat hukum, ternyata Aida Ramila Wati masih punya waktu untuk berkompetisi meraih gelar Galuh Hulu Sungai Tengah (HST).

Polwan di Polres HST, Satuan Reserse Kriminal, Unit Pelayanan Perempuan dan Anak ini memperoleh gelar Galuh HST sejak pemilihan Nanang Galuh HST pada 2018.

"Alhamdulillah sampai saat ini antara tugas sebagai anggota kepolisian dan sebagai Galuh HST masih berjalan lancar, terpenting ada pembagian waktu," jelasnya wanita kelahiran, Karang Anyar, 27 April 1996

Sebagai Galuh HST, ia berharap wisata-wisata di Kabupaten HST makin terangkat, bahkan hingga tingkat nasional dan internasional.

Aida yang dilantik sebagai Polwan sejak 29 Desember 2014 dan berdinas di Polres HST sejak 13 Februari 2015 mengungkapkan, banyak sekali tempat wisata yang menarik di HST.

Baca: Sikap Tak Terduga Billy Syahputra Saat Temukan Uang 20 Juta Milik Putri Uya Kuya, Cinta Kuya

Baca: Irigasi Kinarum sudah bisa mengairi Persawahan di Desa Pangelak

Baca: Pembunuh Mantan Suami Divonis Tiga Tahun Penjara,  Sebelum Sidang Hadiri Pemakaman Ibunda

Baca: Irgatenia Memberi Warna Perpustakaan Palnam, Siap Menghibur Pengunjung Kids Library.

Baca: SEDANG BERLANGSUNG! Link Live Streaming Singapore Open 2019, Marcus/Kevin & Fajar/Rian Main

"Harapan kita semua, makin banyak lagi pemuda-pemudi HST yang sadar dan melestarikan budaya dan kesenian daerah," harap Aida yang juga mahasiswi di Universitas Terbuka.

Apalagi HST memiliki Kampung Budaya di Kecamatan Haruyan, di sana kita bisa belajar berbagai macam kesenian dan budaya yang ada di HST.

Sedangkan harapan Aida sebagai anggota Polri yanh berdinas di Unit Pelayanan Perempuan dan Anak, agar tdak ada lagi kekerasan terhadap perempuan dan anak dan bullying di kalangan remaja.

"Juga tidak ada lagi pernikahan anak di bawah umur, selain belum siap fisik dan mental untuk menikah, mereka itu harusnya terus belajar, jangan sampai putus sekolah," tukasnya.

Sementara itu, selain berprestasi sebagai Galuh HST, juga berprestasi do bidang lain yaitu Juara 3 Bridge Porprov Kalsel tahun 2010 dan 2014.

Kemudian Juara 2 Olimpiade Kebumian tingkat HST (2013), Peserta Olimpiade Kebumian tingkat Provinsi Kalsel. (banjarmasinpost.co.id/salmah saurin)

Penulis: Salmah
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved