Pilpres 2019

Pernyataan Resmi Kubu Jokowi dan Prabowo Sikapi Progres Kasus Novel Baswedan Jelang Pilpres 2019

Pernyataan Resmi Kubu Jokowi dan Prabowo Sikapi Progres Kasus Novel Baswedan Jelang Pilpres 2019

Pernyataan Resmi Kubu Jokowi dan Prabowo Sikapi Progres Kasus Novel Baswedan Jelang Pilpres 2019
(KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG)
Penyidik KPK Novel Baswedan tiba di gedung KPK, Jakarta, Kamis (22/2/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Pernyataan Resmi Kubu Jokowi dan Prabowo Sikapi Progres Kasus Novel Baswedan Jelang Pilpres 2019

Kasus penyerangan ke penyidik KPK Novel Baswedan genap dua tahun bergulir. Isu penyelesaian kasus makin mencuat di masa kampanye Pilpres 2019 antara Jokowi vs Prabowo

Baik kubu Jokowi maupun Prabowo pun mengeluarkan pernyataan terkait perkambangan kasus penyerangan Novel Baswedan jelang Pilpres 2019

Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi Johan Budi meminta masyarakat melihat secara objektif mengenai kasus penyerangan penyidik KPK Novel Baswedan yang hingga genap dua tahun belum juga terungkap.

Baca: VIDEO Live Streaming Singapore Open 2019 Singapura Open 2019, Jonatan Christie & Marcus/Kevin Main

Baca: Penegasan Gatot Nurmantyo Jelang Pilpres 2019, Sindir Capres yang Haus Kekuasaan

Baca: Jelang Debat Kelima Pilpres 2019 Jokowi vs Prabowo di TVOne, Facebook & Line untuk Kenali Caleg

Baca: VIDEO Viral Epic Rap Battles Of Presidency Jokowi vs Prabowo Jelang Debat Kelima Pilpres 2019

Johan menegaskan bahwa Presiden Jokowi sudah berbuat banyak untuk membantu Novel.

"Jangan diasumsikan Presiden tak melakukan apa-apa," kata Johan kepada Kompas.com, Kamis (11/4/2019).

Johan mengatakan, saat pertama kali mengetahui penyerangan terhadap Novel dua tahun silam, Presiden langsung memerintahkan Kapolri untuk mengusut pelakunya.

Dalam perkembangannya, Presiden juga sudah memanggil Kapolri tiga kali ke Istana untuk secara khusus membahas perkembangan kasus ini.

"Presiden concern terhadap pengungkapan kasus novel. Tidak hanya pelakunya tapi siapa dalang di balik itu, itu perintah Presiden kepada Kapolri," kata Johan.

Johan mengatakan, dalam dari tiga kali pemanggilan itu, Kapolri selalu menyatakan bahwa Polri masih sanggup untuk menuntaskan kasus ini.

Halaman
123
Editor: Rendy Nicko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved