Pilpres 2019

Heboh Video Surat Suara Tercoblos Atas Nama Capres Ini di Malaysia, KPU Datangi Negara Jiran

Dua orang komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) berangkat ke Malaysia, Kamis (11/4) malam.

Heboh Video Surat Suara Tercoblos Atas Nama Capres Ini di Malaysia, KPU Datangi Negara Jiran
via kompas.com
Tumpukan yang disebut berisi surat suara Pemilu 2019 tercoblos di Malaysia. Video temuan tersebut beredar di media sosial.(Istimewa) 

Narasi lainnya menyebut, “Kronologi gimana? Kita ngintip, kita tahu pergerakan beberapa hari keluar masuk ada komplain dari masyarakat. Ada sekitar 57 kantong hitam. Di kedai kosong di Bandar Baru Bangi, Taman Universiti Bangi, Selangor, Malaysia.”

Komisioner KPU Ilham Saputra mengatakan tengah mengonfirmasi kejadian yang terekam dalam video tersebut ke Pokja Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN).

“Kami sedang mengonfirmasi apa yang sedang terjadi dan meminta pihak PPLN untuk mengecek terlebih dahulu. Jadi tunggu konfirmasi KPU,” kata Ilham, Kamis (11/4).

Ilham mengatakan, KPU akan akan mengambil langkah setelah mengetahui kejadian detailnya. Sebab, KPU harus lebih dulu tahu siapa saja pihak yang terlibat.

“Kami pecat sesuai dengan temuan-temuan dan kami kemudian serahkan kepada DKPP (Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu) begitu. Atau kita menunggu rekomendasi Bawaslu terkait kejadian tersebut,” ujar Ilham.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo, mengatakan polisi menyelidiki dugaan temuan tersebut.

“Kepolisian sudah mengonfirmasi kepada LO di KL, (Kuala Lumpur) langsung mengecek LO di Selangor, apakah video yang viral tersebut benar atau tidak,” ujar Dedi saat dikonfirmasi, Kamis (11/4).

Bawaslu juga akan memberikan putusan hasil temuan terkait kabar surat suara yang sudah tercoblos di Malaysia.

Ketua Bawaslu RI Abhan menjelaskan pihaknya saat ini sedang mengumpulkan berbagai dokumen, alat dan data pengawasan dari Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) di Malaysia.

Usai terkumpul seluruhnya, Bawaslu akan membahasnya dalam rapat pleno. Setelah itu, mereka akan berkirim surat ke KPU RI menyampaikan rekomendasi tersebut.

“Kita lihat dulu fakta-faktanya, siapa yang melakukan dan apa modusnya. Saat ini kami mengumpulkan data dokumen bukti-bukti hasil pengawasan sistem kami di Malaysia,” kata Abhan usai rapat dengan komisoner KPK, (tribun network/dan/kompas.com)

Hai Guys! Berita ini ada juga BANJARMASINPOST.CO.ID

Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved