Berita Banjarmasin

Mahasiswa ULM Teliti Problematika Remaja Bantaran Sungai, Begini Kesimpulannya

Prodi Bimbingan Konseling (BK) FKIP Universitas Lambung Mangkurat (ULM) gelar Seminar seputar perilaku dan problematika remaja bantaran sungai.

Mahasiswa ULM Teliti Problematika Remaja Bantaran Sungai, Begini Kesimpulannya
(banjarmasinpost.co.id/achmad maudhody)
Suasana Seminar Problematika Remaja Bantaran Sungai di Rektorat ULM, Jumat (12/4/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Program Studi (Prodi) Bimbingan Konseling (BK) FKIP Universitas Lambung Mangkurat (ULM) gelar Seminar seputar perilaku dan problematika remaja bantaran sungai di Aula Rektorat ULM, Jumat (12/4/2019).

Diprakarsai mahasiswa-mahasiswi Prodi BK FKIP ULM Angkatan 2017, Seminar ini diangkat berdasarkan tema Penelitian Observasi Lapangan Ciptakan Pendidik dan Guru BK Profesional yang Berkarakter Dalam Mengatasi Problematika Perilaku Remaja di Bantaran Sungai.

Melalui penelitian tersebut, para mahasiswa-mahasiswi Prodi BK FKIP ULM mendapati cukup banyak problematika pada remaja yang sehari-hari hidup di bantaran sungai Kota Banjarmasin.

Baca: Jelang Hari Karini 2019 Pada 21 April, Berikut Fakta-Fakta RA Kartini, Punya Hobi Memasak

Baca: Jelang Pernikahan Ammar Zoni & Irish Bella, Giorgino Abraham Kabarkan Lagu Tentang Mantan

Baca: Satpolair Polres Kotabaru Kawal Distribusi Surat Suara ke Pulau Sembilan, Begini Tantangannya

Baca: Guru Kapuh Imbau Masyarakat HSS Tak Golput, Ini Hukumnya Memilih Pemimpin

Dijelaskan Ketua Panitia Seminar, M Yusuf, problematika sosial yang didapati termasuk dari aspek kepercayaan diri, karir dan pendidikan.

Dari sisi kepercayaan diri contohnya, dari titik-titik lokasi penelitian di beberapa kawasan bantaran sungai di Banjarmasin yaitu bantaran Sungai Kuin, Sungai Alalak, Sungai Jingah dan di kawasan Banua Anyar, para remaja di kawasan bantaran sungai tersebut cenderung kurang percaya diri dan menutup diri.

Hal ini juga menurut Yusuf berkaitan dengan minimnya remaja yang miliki niatan kuat untuk bersaing dengan masyarakat lainnya dan berjuang untuk dapat berkarir baik di masa yang akan datang.

"Kecendrungannya mereka minder bersaing dengan masyarakat yang lain, tapi memang tidak semua karena ada juga yang justru jadikan latar belakang hidup di bantaran sungai sebagai motivasi kuatnya," kata M Yusuf.

Pada sisi lain, walaupun bukan berarti hanya dilakukan remaja di bantaran sungai, namun Kepolisian Daerah Kalsel (Polda Kalsel) banyak dapati kejahatan kasus narkoba di Kalsel yang manfaatkan jalur sungai dan tak sedikit dilakukan oleh oknum remaja.

Hal ini dinyatakan oleh Kabag Psikologi Biro SDM Polda Kalsel, AKBP Novian Susilo S.PSi MM Psikologi yang menjadi salah satu pembicara dalam seminar ini.

"Memang tidak semua di bantaran sungai, tapi korelasinya di Banjarmasin, Banjarbaru serta Kabupaten Banjar yang juga ada kawasan bantaran sungai dan ini tidak sedikit yang dilakukan oleh remaja," kata AKBP Novian.

Halaman
12
Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved