Berita Banjarmasin

Palamutan Muda Ini Sedot Perhatian Bintek Ketahanan Budaya, Penutupan Penuh Keakraban

Suasana penuh akraban mewarnai acara penutupan Kegiatan Bimbingan Teknis Ketahanan Budaya

Palamutan Muda Ini Sedot Perhatian Bintek Ketahanan Budaya, Penutupan Penuh Keakraban
banjarmasinpost.co.id/syaiful anwar
Penampilan palamutan muda, Muhammad Maulidan Anwar 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Suasana penuh akraban mewarnai acara penutupan Kegiatan Bimbingan Teknis Ketahanan Budaya dalam rangka membangun Masyarakat Damai dan Sejahtera di Novotel Hotel Banjarbaru, Kamis (11/4/2019) malam.

Peserta maupun panitia menyanyi dan menari diiringi musik berirama Melayu, Banua Raya Simpony milik Taufik Arbain.

Selain menyanyi, beberapa pesarta menampilkan kebolehan diantaranya Dea, Odie dan kawan-kawan Japin Sigam.

Baca: Wow! Progres Sudah Masuk Lantai 7, Masyarakat Kalsel segera mempunyai Apartment dan Mall Baru

Baca: Tangis Annisa Pohan Tak Terbendung Saat Kisahkan Kondisi Ani Yudhoyono, Ketegaran Menantu SBY

Baca: Hasil Singapore Open 2019, Anthony Ginting ke Semifinal Usai Kalahkan Chen Long

Baca: Sikap Tak Terduga Sandiaga Uno Saat Tahu Ustadz Abdul Somad Dukung Prabowo di Pilpres 2019

Namun, di acara malam tersebut mendapat perhatian seluruh peserta saat peserta termuda, Muhammad Maulidan Anwar yang masih berusia 15 tahun unjuk kebolehan membawakan kesenian yang hampir punah, Balamut.

Sebelumnya, siswa kelas X SMA Negeri 7 Banjarnasin ini mengatakan kenal Balamut karena ikut serta mengikuti Lomba Karya Tulis Siswa SMP tingkat nasional di Jakarta, 8-11 Oktober 2017 lalu.

"Alhamdullah, saya mewakili Kalsel dan berhasil meraih medali emas. Saya pun akhirnya tertarik memainkan belamut sekaligus ingin melestarikan kesenian hampir punah ini," jelasnya.

Menurut Maulidan, dirinya sangat senang mengikuti kegiatan ini dan bisa menimba ilmu dan pengalaman.

Terpisah, Dhea salah satu peserta sekaligus Ketua Sanggar Nuansa Banjarmasin mengatakan kegiatan agar dilaksanakan tahun depan.

"Kegiatan ini sangat banyak manfaatnya buat kami para seniman," tandas Dhea.

Kepala Bidang Pembinaan Kebudayaan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalsel, H Akhmad Subakti SPd saat menutup Bimtek mengatakan pihaknya berharap kegiatan ini kembali dilaksanakan di Banjarmasin.

"Kami berharap Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan kembali memilih Kalsel sebagai tuan rumah dan kami siap," ucap Paman Nanang, panggilan akrab Akhmad Subakti.

Hiburan musik melayu Banua Raya Simpony
Hiburan musik melayu Banua Raya Simpony ((banjarmasinpost.co.id/syaiful anwar))

Bintek ini, lanjut dia, tak hanya dilaksanakan di Kalsel, juga tahun depan digelar ditiap Kabupaten/Kota se di Banua.

Baca: Kisah Mulan Jameela Dibalik Postingan Maia Estianty, Sebut Istri Ahmad Dhani Nangis Karena Rambut

Baca: Calon Siswa Secata Langsung di Gembleng di Rindam VI Mulawarman

Baca: KPU HSU Mulai Distribusikan Logistik Pemilu 2019, Hari Pertama untuk Tiga Kecamatan

"Ini sesuai dengan semboyan Gubernur Kalsel, Paman Birin Bergerak. Kalau kita bergerak bersama, bisa mencapai tujuan," ungkapnya.

Ditambahkan dia, Gubernur juga menyebut 10-15 tahun kedepan tak bisa lagi mengandalkan hasil tambang dan batu bara.

"Kedepannya kita mencontoh Bali dan Yogyakarta mengandalkan pariwisata dan budaya. Melalui sekarang, kita harus bergerak mengembangkan potensi pariwisata dan budaya di Banua," pungkasnya. (banjarmasin post.co.id/syaiful anwar)

Penulis: Syaiful Anwar
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved