Berita Banjarbaru

Surat Suara Kurang, KPU Banjarbaru Terpaksa Harus Jemput Ke Solo

Kurang beberapa hari lagi pemilu digelar, Namun logistik berupa surat suara yang kurang di Banjarbaru hingga kini tak kunjung datang.

Surat Suara Kurang, KPU Banjarbaru Terpaksa Harus Jemput Ke Solo
Dok KPU Kalsel untuk BPost Group
Jajaran KPU Kalsel saat menunjukkan surat suara yang dicetak di perusahaan percetakan 

BANJARMASIN, POST.CO.ID BANJARBARU - Kurang beberapa hari lagi pemilu digelar, Namun logistik berupa surat suara yang kurang di Banjarbaru hingga kini tak kunjung datang.

Padahal kekurangan kertas suara di Kota Idaman tak sedikit. Kekurangannya ditaksir 2.170 surat suara.

Jika Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Banjarbaru yang meminta ke KPU RI agar datang tidak sampai April ternyata lewat. Lepas dari prediksi.

Baca: Idah Bersyukur Dapat Bantuan Danramil Banjarmasin Barat dan Kalsel Peduli

Baca: Ejekan Dewi Perssik ke Rosa Meldianti, Istri Angga Wijaya Sebut Keponakannya Malu Pulang Kampung

Baca: Jelang Liga 1 2019 - Yoo Jae Hoon Sebut Jadwal Barito Putera Padat, Jacksen F Tiago Minta Jaga Ini

Baca: PUPR Banjar Inventarisir Penyebab dan Penanggulanan Genangan Air di Beberapa Ruas Jalan Martapura

Tak mau banyak masalah, karena kekurangan surat suara itu, KPU Banjarbaru langsung melakukan penjemputan tambahan surat suara ke Jawa Tengah.

"Hari ini, kami mengambil ke solo, mudahan esok dah balik ke Banjarbaru," kata Ketua KPU Banjarbaru Hegar Wahyu Hidayat, Jumat (12/4/2019).

Dikatakan Hegar tidak ada cara lagi yakni harus jemput bola untuk mengantisipasi kekurangan surat suara ini.

Menurut dia, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banjarbaru masih jekurangan 2.170 Surat Suara.
Padahal tinggal lima hari lagi tahapan pencoblosan Pemilu 2019 akan digelar.

Dia mengatakan, berdasar surat suara yang sudah disortir, KPU Banjarbaru masih kekurangan 2.170 surat suara. "Semua jenis surat suara kurang. Mulai dari surat suara untuk pemilihan DPRD Banjarbaru, DPRD Kalsel, DPR RI, DPD dan presiden," lontar Hegar Wahyu Hidayat.

Masih Hegar terjadi lantaran ada banyak surat suara yang rusak ketika disortir dan lipat oleh petugas. "Semuanya total ada 370 lembar surat suara yang rusak, masing-masing tersebar di lima jenis surat suara," tandasnya.

Disampaikannya, Setiap jenis surat suara KPU Banjarbaru memerlukan 159.807, ditambah dua persen. Tapi, yang datang ke KPU Banjarbaru kurang dari itu.

"Surat suara yang dikirim oleh KPU RI juga masih kurang. Tidak sesuai dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP -2) KPU Banjarbaru," runutnya.

Baca: Nyaris Dijodohkan dengan Suami Syahrini, Reino Barack 14 Tahun Lalu, Luna Maya Sebut Keduluan Ariel

Baca: Mulawarman Peduli, Istri Tentara pun ke Desa Terpencil

Baca: Terungkap Pembunuh Mayat Tanpa Kepala Dalam Koper Adalah Teman Dekat Korban

Jenis surat suara yang paling banyak kurang ialah DPRD Kota Banjarbaru, dari 159.807 yang diperlukan masih kurang sekitar 739. Surat suara untuk pemilihan anggota DPRD Provinsi Dapil Kalsel 7 juga lumayan banyak kurangnya, yaitu 648.

Untuk menutupi kekurangan surat suara, dia mengaku telah menyampaikan permohonan penambahan ke KPU RI. (banjarmasinpost.co.id/nurholis huda)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved