Pemilu 2019

APK Masih Terpasang di Tiwingan, Ini Penjelasan Panwaslu Kabupaten Banjar

Penertiban Alat Peraga Kampanye (APK) dimulai. Hari ini, Minggu (14/4/2019) banyak alat APK diturunkan oleh peserta Pemilu dan Panwaslu Kabupaten dan

APK Masih Terpasang di Tiwingan, Ini Penjelasan Panwaslu Kabupaten Banjar
Banjarmasinpost.co.id/Nurholis Huda
Di daerah Tiwingan, Kabupaten Banjar atau tepatnya sebelum ke waduk Riam Kanan masih banyak terpasang APK caleg. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU – Penertiban Alat Peraga Kampanye (APK) dimulai. Hari ini, Minggu (14/4/2019) banyak alat APK diturunkan oleh peserta Pemilu dan Panwaslu Kabupaten dan Kota.

Terlihat masih ada saja yang belum terjamah. Salah satunya seperti di daerah Tiwingan, Kabupaten Banjar atau tepatnya sebelum ke waduk Riam Kanan masih banyak terpasang APK caleg.

Dikonfirmasi hal ini, Ketua Panwaslu Kabupaten Banjar, Syahrial menjelaskan bahwa hari ini tadi ada empat kecamatan yang melakukan Penertiban APK.

Dia tidak menampik jika masih ditemukan APK yang tertinggal. Karena masih akan dilanjutkan pada besok, Senin (15/4/2019).

Dimana pihaknya juga bersama sama minta bantuan instansi lain semisal Satpol PP dan Dishub untuk membereskan APK yang maish belum dicopot.

Baca: Lembaga Ini Sebut Orang yang Paling Bertanggung Jawab Kalau APK Masih Berhamburan

Baca: APK Pemilu Masih Menjamur di Kota Kuala Kapuas, Bawaslu Harus Kerja Keras Lakukan Penertiban

"Kami juga arahkan kepada peserta pemilu untuk mencopot sendiri sebelum kami copot," kata dia.

Disebutkan dia, Kabupaten Banjar sangat luas dan tentu ini akan perlu bnyak tenaga dan semua pihak. "Termasuk yang di jalur A Yani juga rencana besok kami Tertibkan," tandasnya.

Bukan hanya di Kabupaten Banjar saja, melainkan di Kota Banjarbaru juga melakukan Penertiban sejak pagi tadi di semua kecamatan. "Banjarmasin Selatan laporannya ini sampai malam ditertibkan penurunan APK untuk yang terjangkau," kata Ketua Panwaslu Banjarbaru, Dahtiar.

Dijelaskan Dahtiar, jika masih ada APK yang belum diturunkan maka besok Panwaslu bersama unsur terkait akan menurunkannya."Hari ini tadi ada sebagian wilayah yang dihentikan Penertiban APK karena hujan turun. Setelah itu dilanjutkan," kata Dahtiar.

Pada masa tenang, APK harus dibersihkan. Hal itu tersebut telah tertuang dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 pasal 287 ayat 5, dimana masa tenang adalah masa yang tidak dapat digunakan untuk melakukan aktivitas kampanye pemilu.

Dalam payung hukum ini juga menyebutkan kampanye Pemilu dimulai sejak ditetapkannya DCT dan berakhir sampai dimulainya masa tenang.

Dimana pasal tersebut menyebutkan bahwa Peserta Pemilu yang melakukan kampanye pada masa tenang dapat dikenai sanksi kurungan paling lama 1 tahun dan denda paling banyak Rp12.000.000.

Dalam Undang Undang itu menunjukkan agar pada saat masuknya masa tenang tidak ada lagi kegiatan kampanye yang dilakukan oleh Peserta Pemilu.

Termasuk, penyampaian visi dan misi sebagai calon wakil rakyat merupakan salah satu dari metode kampanye.

Secara umum, masa tenang masuk pada tanggal 14-16 April 2019 mendatang. (banjarmasinpost.co.id /Lis)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved