Mengenal Tato Sejak Sebelum Masehi, ini Makna Seni Rajah Tubuh bagi Suku Mentawai

Tinta yang dipakai berasal dari arang kayu atau bekas pembakaran yang dihaluskan, lalu dicampur dengan perasan tebu.

Mengenal Tato Sejak Sebelum Masehi, ini Makna Seni Rajah Tubuh bagi Suku Mentawai
kompas.com/Fatris MH
Motif seni tato Mentawai 

Bahkan, motif itu dianggap mendahului tato Mesir yang sudah ada pada tahun 1300 Sebelum Masehi (SM).

Pantas kalau seni ini kemudian dianggap sebagai kebudayaan Indonesia yang layak dijadikan salah satu pesona Indonesia.

Motif garis dan pancaran sinar matahari merupakan beberapa motif yang dipakai untuk tato Mentawai.

Dilansir dari www.indonesia.travel, merujuk pada penelitian Ady Rosa dengan melihat catatan Encyclopaedia Britannica, Suku Mentawai sudah merajah badan mereka sejak kedatangannya ke pantai barat Sumatera pada Zaman Logam, yakni dalam perkiraan 1500 SM - 500 SM.

Konon, orang Mentawai adalah suku bangsa protomelayu yang datang dari Yunani, kemudian berbaur dengan budaya dongson di Vietnam.

Mereka berlayar ke Samudra Pasifik dan Selandia Baru hingga sampai di pantai Barat Sumatera.

Penelitian juga menunjukkan adanya kemiripan tato Mentawai dengan tato hasil seni budaya dongson di Vietnam.

Selain itu, motif tato serupa ditemukan juga pada beberapa suku di Hawaii, Kepulauan Marquesas, suku Rapa Nui di Kepulauan Easter, serta suku Maori di Selandia Baru

Merunut maknanya, tato Mentawai adalah keseimbangan hidup, sebagaimana yang mereka yakini bahwa semua yang hidup di jagad raya memiliki roh.

Maka tak heran, bentuk tumbuhan dan hewan diabadikan pada tubuh mereka.

Seorang pemburu, akan merajah tubuhnya dengan gambar hasil buruan mereka.

Artikel sudah tayang di kompas.com berjudul Mengenal Tato Mentawai, Seni Rajah Tertua di Dunia

Editor: Edinayanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved