Pemilu 2019

Beda Sikap PKS dengan Prabowo Subianto pada Hasil Quick Count, PKS Percaya, Capres 01 Ragukan

Beda Sikap PKS dengan Prabowo Subianto Hasil Quick Count, PK Percaya Capres 01 Prabowo Ragukan

Editor: Royan Naimi
kolase kompas.com/kristianto purnomo/kristian erdianto
Capres 02 Prabowo Subianto dan Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Ada beda sikap antara Partai Keadilan Sejahtera ( PKS) dengan Capres 01 Prabowo Subianto mengenai hasil quick count sejumlah lembaga survei pada Pemilu 2019.

PKS percaya pada hasil quick count disampaikan ketua DPP PKS Mardani Ali Sera, Kamis (18/4/2019).

Sementara sebelumnya, Prabowo menyebut hasil hitung cepat yang semuanya memenangkan Joko Widodo-Ma'ruf Amin adalah upaya menggiring opini.

Berdasarkan hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei, pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin menang atas rivalnya, pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Baca: Ucapan Selamat Presiden Turki Erdogan pada Jokowi, Prabowo Klaim Kemenangan Pilpres 2019

Hasil hitung cepat Litbang Kompas, misalnya, dengan sampel masuk 97 persen, Jokowi-Ma'ruf unggul dengan 54,52 persen, sedangkan Prabowo-Sandi 45,48 persen.

Kendati demikian, Prabowo Subianto sebelumnya mengklaim kemenangan berdasarkan exit poll, quick count, dan real count yang dilakukan internal timnya.

Hitungan riil internal menunjukkan dirinya bersama calon wakil presiden Sandiaga Uno telah memperoleh suara sebesar 62 persen.

"Ini adalah hasil real count di posisi lebih dari 320.000 TPS," kata Prabowo disambut sorak sorai para pendukung di depan rumahnya di Jalan Kertanegara, Jakarta, Kamis (18/4/2019).

Prabowo juga menyindir lembaga survei yang hitung cepatnya memenangkan Jokowi-Ma'ruf hanya bekerja untuk satu pihak untuk menggiring opini.

Baca: DPD PKS Banjarmasin Menyiapkan 1.879 Saksi, Beberapa TPS ini Mendapat Perhatian Khusus

Baca: Bandingkan Gaji Presiden di Asia Tenggara Setelah Hasil Real Count KPU Pilpres 2019 Mulai Diumumkan

Baca: Fadli Zon Bantah Ada Pertengkaran Hebat di Tim Prabowo-Sandiaga Uno Usai Pilpres 2019

Baca: Link Real Count KPU Pilpres 2019, Lihat Siapa Unggul Jokowi-Maruf Amin atau Prabowo Sandiaga Uno

Dikutip Banjarmasinpost.co.id dari Kompas.com, Mardani ditanya mengenai hasil hitung cepat yang menunjukkan suara PKS naik dari 6 persen (Pemilu 2014) ke kisaran 8 persen.

"Alhamdulillah, suara PKS naik, di beberapa lembaga survei bahkan mencapai 9 persen," kata Mardani.

Mardani menyebut, kenaikan suara PKS ini berkat kerja keras kader. Selain itu, ada juga faktor program STNK motor gratis dan SIM C seumur hidup yang ditawarkan PKS.

Ada juga faktor pengaruh gerakan alumni 212 hingga gerakan #2019GantiPresiden.

Kompas.com lalu bertanya lagi apakah artinya PKS percaya dengan hasil hitung cepat? "Percaya," jawab Mardani.

Saat ditanya lagi mengenai langkah Prabowo yang sudah mengklaim kemenangan dan menolak hasil hitung cepat, Mardani enggan berkomentar.

Ia meminta pertanyaan itu langsung ditanyakan kepada Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi atau kepada Prabowo langsung.

"Kalau itu nanti BPN saja yang jawab, ya,atau langsung ke Pak Prabowo," kata Mardani.

" PKS sangat percaya quick count, survei, itu punya metodologi ilmiah yang bisa dipertanggungjawabkan," katanya. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Beda dengan Prabowo, PKS Percaya Hasil Quick Count

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved