Berita Banjarbaru

Lubang Maut Perenggut Nyawa Irfan Ternyata Sudah Sering Disampaikan ke Forum Lalulintas 

Laka lantas kali ini terjadi disebabkan karena korban M Irfan (59) menghantam lubang dijalan Mistar Cokrokusumo Sungai Banjarbaru

Penulis: Nurholis Huda | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/nurholis huda
Warga berkerumun menyaksikan lokasi kecelakaan terjadi di Jalan Mistar Cokrokusumo depan Halte Bumi Cahaya Bintang, Banjarbaru, Kamis (18/4/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Truk Tronton, DA 1297 HB, sudah terparkir di Satlantas Polres Banjarbaru. Termasuk supir tronton Irus (50).

Warga Pelampitan Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) itu tengah dimintai penjelasan soal insiden kecelakaan maut di jalan Mistar Cokrokusumo Sungai Besar Banjarbaru, Kamis (18/4/2019).

Menurut Kasat lantas polres Banjarbaru AKP Gustaf Adolf Mamuaya, melalui Kanit Laka Aipda Heriyadi bahwa statusnya supir masih dimintai keterangan.

Baca: Ditinggal Ke Pasar Untuk Berjualan, Tiga Buah Rumah di Barabai Ludes Terbakar

Baca: 2 Doa Ranty Maria Jelang Pernikahan Ammar Zoni dan Irish Bella, Sampaikan Pesan untuk sang Mantan

Baca: Harga Bawang Merah Naik, Disperindag Kalsel Imbau Distributor Tidak Timbun Stok Bawang

"Namun yang Laka lantas kali ini terjadi disebabkan karena korban M Irfan (59) menghantam lubang dijalan Mistar Cokrokusumo Sungai Banjarbaru," kata Aipda Heriyadi.

Truk Tronton sendiri penuh berisi Velg Mobil, yang rencananya akan dikirim ke Perusahaan Adaro Tanjung Tabalong.

Ketika di lokasi supir kaget. Saat itu Truk Tronton pelan kecepatannya sekitar 30 sampai 40 Kilometer perjam.

Supir juga sempat mengerem, sampai posisinya berdiri saat kejadian. Korban memang sempat terseret sekitar 25 meter dari titik awal Laka.

Disinggung soal lubang di Jalan Mistar Cokrokusumo Aipda Heriyadi mengakui banyak dan membahayakan Pengedara.

Baca: Harga Bawang Merah Naik, Disperindag Kalsel Imbau Distributor Tidak Timbun Stok Bawang

Baca: NEWSVIDEO : Menengok Lokasi Pembuatan Kapal di Desa Pagar Ruyung Tanah Bumbu

Bahkan sudah sering disampaikan oleh pihak Satlantas ke forum lalulintas di Banjarbaru.

"Ada puluhan lubang, mulai dari Simpang tiga lampu merah Trikora sampai Simpang empat Banjarbaru. Kecelakaan diakibatkan lubang di Jalan Mistar Cokrokusumo ini sering Tapi biasanya ringan saja, kali ini yang paling parah. Baru ini menyebabkan korban meninggal dunia," lontarnya. (banjarmasinpost.co.id /Nurholis huda)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved