BUMI BERSUJUD

Sekda Tanbu Imbau Jajaran Waspadai Ajaran Sesat. Sikapi Temuan Buku Memuat Ajaran Ahmadiyah

Sekda Tanbu Rooswandi Salem mengingatkan kepada seluruh jajaran, untuk mewaspadai adanya gerakan ajaran sesat Ahmadiyah di tengah-tengah masyarakat.

Sekda Tanbu Imbau Jajaran Waspadai Ajaran Sesat. Sikapi Temuan Buku Memuat Ajaran Ahmadiyah
banjarmasinpost.co.id/mukhtar wahid
Sekdakab Tanahbumbu H Rooswandi Salem (dua dari kanan) mengimbau jajaran mewaspadai ajaran sesat agar tidak berkembang di Tanahbumbu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID,BATULICIN - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tanahbumbu H Rooswandi Salem mengingatkan kepada seluruh jajaran, untuk mewaspadai adanya gerakan ajaran sesat Ahmadiyah di tengah-tengah masyarakat.

Imbauan disampaikan Rooswandi, sebelumnya menerima kabar dari Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Darmiadi.

Terkait adanya praktik penjualan buku ajaran Ahmadiyah di lokasi Tanbu Expo, Kabupaten Tanahbumbu yang sempat menjadi perhatian masyarakat khususnya kabupaten berjuluk Bumi Bersujud ini.

Disampaikan Rooswandi di ruang Masjid Agung Nurussalam kepada seluruh jajaran yang mengikuti coffe moring, beberapa hari lalu.

Mengharapkan Pemerintah Kabupaten Tanahbumbu menjadi salah satu benteng dan pilar utama dalam menangkal ajaran Ahmadiyah atau ajaran sesat lain agar tidak berkembang di masyarakat.

Sebelumnya Kepala Kantor Kesbangpol Darmiadi mengatakan, pihaknya menerima laporan masyarakat yang menyebutkan adanya praktik penjualan buku-buku dengan konten ajaran Ahmadiyah yang dilakukan oleh oknum pedagang di lokasi Tanbu Expo 2019 di Pantai Pagatan Kecamatan Kusan Hilir.

 

Berdasarkan laporan itu, sambung Rooswandi, kepala Kesbangpol, selanjutnya melakukan pengecekan langsung di lapangan.

"Dan benar saja, dari pemantauan langsung itu didapati lapak pedagang buku yang dimaksud memang menjual beberapa buku yang di dalamnya terdapat konten-konten ajaran Ahmadiyah," katanya.

"Oleh sebab itu kembali saya ingatkan, selalu waspada dan jangan lengah, karena mereka (penganuh Ahmadiyah, red) tak henti-hentinya melakukan gerakan penyebaran paham sesat itu," tambah Sekda.

Selain itu mengharapkan jajaran pemerintah daerah harus mampu menjadi garda terdepan dalam memfilter dan mendeteksi kemungkinan adanya penyebaran sesat di Bumi Bersujud.

Tidak hanya Ahmadiyah tapi ajaran-ajaran atau paham-paham lain yang dilarang oleh agama dan hukum negara. (*/Aol)

Penulis: Herliansyah
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved