Pilpres 2019

Dianggap Picu Perpecahan Bangsa, Mahasiswa Gelar Demo Quick Count yang Diwarnai Kericuhan

Hasil hitung cepat atau Quick Count hasil pilpres 2019 yang mendulang kontroversi didua kubu menyulut aksi demo para mahasiswa di Jakarta.

Editor: Hari Widodo
TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Sejumlah mahasiwa tampak menggelar demo di Jalan Pangeran Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (18/4/2019) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Hasil hitung cepat atau Quick Count hasil pilpres 2019 yang mendulang kontroversi didua kubu menyulut aksi demo para mahasiswa di Jakarta.

Sejumlah mahasiswa mengkritik banyaknya informasi hasil hitung cepat Pemilu 2019 oleh para elite yang menurut mereka berpotensi memecah belah bangsa.

 Kericuhan pun sempat mewarnai  aksi unjuk rasa yang berlangsung di Jalan Pangeran Diponegoro, Jakarta Pusat, Kamis (18/4/2019).

Baca: Apa yang Bisa Dilakukan Orangtua Ketika Marah Mendidik Anak, Jangan Berteriak!

Baca: Pembengkakan Bagian Tubuh Syahrini Ini Gara-gara Reino Barack, Teman Luna Maya Sebut Soal Lupa

Baca: Lubang Maut Perenggut Nyawa Irfan Ternyata Sudah Sering Disampaikan ke Forum Lalulintas 

Kericuhan terjadi lantaran para mahasiswa membakar sebuah ban bekas di tengah Jalan Pangeran Diponegoro, tepatnya di depan LBH Jakarta saat menjalankan aksinya.

 Pihak kepolisian yang tampak sudah berjaga di sekitar lokasi pun langsung berusaha memadamkan api.

Aksi saling dorong pun sempat terjadi saat mahasiswa berusaha menghalangi aparat yang ingin memadamkan api tersebut.

Pantauan di lokasi, aksi tarik-menarik antara mahasiswa dan petugas kepolisian tak terhindarkan.

Namun, akhirnya petugas kepolisian berhasil memadamkan api tersebut.

Sontak hal ini membuat kecewa mahasiswa yang sedang menjalankan aksi, mereka pun berusaha kembali menyulut api.

Namun, usaha mereka sia-sia lantara sejumlah petugas kepolisian dengan sigap mencegah aksi tersebut.

Tak terima dengan perlakuan polisi, sejumlah mahasiswa terlihat melakukan perlawanan.

Mereka tampak mendorong polisi yang ingin membubarkan aksi tersebut.

Polisi pun sempat kewalahan lantaran kalah jumlah personel. Namun, tak lama berselang datang sejumlah polisi dan beberapa anggota TNI lainnya ke lokasi kejadian.

Para mahasiswa itu pun berhasil dipukul mundur dan dibubarkan oleh anggota kepolisian.

 Menurut salah seorang peserta demo, Safarudin, aksi ini merupakan bentuk kekecewaan para mahasiswa terhadap elit politik yang kerap menyebarkan infomasi hoaks melalui media sosial.

Baca: Jadwal, Doa & Niat Puasa Nisfu Syaban dalam Bahasa Arab dan Latin Lengkap dengan Artinya

Baca: Harga Bawang Merah Naik, Disperindag Kalsel Imbau Distributor Tidak Timbun Stok Bawang

Terlebih, pascapemilu banyak elit politik yang mengklaim kemenangan berdasarkan hasil hitung cepat atau quick count, padahal Komisi Pemilihan Umum (KPU) sendiri belum mengeluarkan hasil resmi pemungutan suara.

"Kami mengecam isu hoaks yang dimainkan oleh elit politik di media sosial. Pihak satu mengklaim benar dan satunya menyatakan dirinya menang, padah real count dari KPU belum keluar," ucapnya kepada wartawan, Kamis (18/4/2019).

 Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Demo soal Hasil Hitung Cepat Pemilu, Mahasiswa Sempat Bersitegang dengan

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved