Berita Tanahbumbu

Operasi Feri Penyeberang ke Pulau Sebuku Kotabaru, Massadik Sebut Belum Ada Kepastian

Keinginan masyarakat di Kecamatan Pulau Sebuku, Kabupaten Kotabaru adanya feri penyeberangan melayani transportasi air dikelola pemerintah

Operasi Feri Penyeberang ke Pulau Sebuku Kotabaru, Massadik Sebut Belum Ada Kepastian
banjarmasinpost.co.id/herliansyah
KMP Bamega Jaya 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Keinginan masyarakat di Kecamatan Pulau Sebuku, Kabupaten Kotabaru adanya feri penyeberangan melayani transportasi air dikelola pemerintah masih terkendala.

Padahal sudah lama direncanakan, setelah selesai terbangunnya pelabuhan di wilayah Teluk Gosong dan Pulau Sebuku akan beroperasi feri pemerintah, KMP Bamega Jaya.

Ternyata hanya wacana.

Pasalnya sudah bulan keempat 2019, feri penyeberangan akan dikelola pemerintah belum juga ada kepastian.

Padahal, masyarakat delapan desa di Pulau Sebuku lama mendambakan kapal feri yang lebih nyaman dan aman.

Sekadar diketahui untuk penyambung transportasi darat dari daratan Pulaulaut ke Pulau Sebuku, Kotabaru, masyarakat selama ini dilayani feri penyeberangan yang dikelola swasta.

Baca: Bukti Istri Reino Barack, Syahrini Tak Pakai Barang Mewah Palsu Ditunjukkan Sahabat Maia Estianty

Baca: Perjanjian Ranty Maria dan Ammar Zoni yang Akan Nikahi Irish Bella Terungkap, Sudah Dilanggar?

Baca: Ayu Ting Ting Berharap Dapat Hidayah Setelah Pakai Jilbab, Teman Ivan Gunawan Ungkap Kesedihannya

Baca: Sikap Mulan Jameela Usai Prabowo-Sandiaga Klaim Menang Pilpres 2019, Istri Ahmad Dhani Lakukan Ini

Sehari hanya satu kali penyeberangan.

Untuk diketahui rencana pengoperasian feri pemerintah melalui pihak PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) sebagai operator, hingga sekarang tak kunjung ada kabar terkait hal itu.

Manager Usaha PT ASDP Batulicin, Massadik dikonfirmasi melalui telepon genggamnya, Jumat (19/4/2019), membenarkan pihaknya belum bisa mengeperasikan feri penyeberangan untuk pelayanan di Pulau Sebuku-Teluk Gosong.

"Sampai saat ini belum ada kepastian mungkin habis lebaran," kata Massadik kepada banjarmasinpost.id.

Sebelumnya Massadik pernah menyatakan, berlarut-larutnya pengoperasian feri oleh PT Angkutan Sungai Danau Perairan (ASDP) Batulicin karena legalitas di antaranya izin operasi dan ketetapan tarif belum dikeluarkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotabaru.

Sementara kewenangan penerbitan izin dikeluarkan Pemkab Kotabaru, sebab transportasi melayani antarpulau dalam satu kabupaten.

Sementara hingga berita diturunkan belum didapat konfirmasi resmi dari pihak Dinas Perhubungan Kotabaru.

BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah

Penulis: Herliansyah
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved