Beirta Banjarbaru

Korban Tewas Kesetrum Dikenal Ulet Dalam Bekerja, Ini Penjelasan Kepolisian 

Keseharian Muhammad Maki alias Makie (40) adalah sebagai pekerja batu bata. Bapak satu anak tersebut dikenal ulet dalam bekerja.

Korban Tewas Kesetrum Dikenal Ulet Dalam Bekerja, Ini Penjelasan Kepolisian 
banjarmasinpost.co.id/nurholis huda
M Makie (40) pekerja batu bata yang tersengat listrik dikenal pekerja keras. 

BANJARMASINPOST.CO.ID-BANJARBARU - Keseharian Muhammad Maki alias Makie (40) adalah sebagai pekerja batu bata. Bapak satu anak tersebut dikenal ulet dalam bekerja.

Namun sayang karena kerja kurang kewaspadaan pria yang dipanggil Makie kesehariannya itu harus tewas dengan dugaan kesetrum. 

Dia diketahui meninggal dunia dalam posisi tercebur di kubangan kolam sawah, bekas galian batu bata di Jalan  Guntung Harapan (Depan Pesantren Darul Hijrah 2), Rt 34 Rw 05, Kelurahan Guntung Manggis Banjarbaru, Minggu (21/4/2019) sekitar pukul 09.00 Wita.

Menurut Sarji, warga sekitar, orangnya memang pekerja keras.

Baca: Live Beinsports 1! Link Live Streaming Everton vs Man United Liga Inggris Malam ini, Salip Chelsea

Baca: Ustadz Yusuf Mansur Bandingkan Diri dengan Ustadz Abdul Somad dan Aa Gym, Tuliskan Hal Ini

Baca: Tahun ini SMP Sederajat di Banjarmasin 100 Persen UNBK, Disdik Siapkan ini untuk 30 SMP

"Tanah itu adalah tanah dia. Dia (Almarhum) mau pasang lampu untuk lembur malam tadi. Tapi kesetrum rupanya. Baru diketahui pagi ini dia meninggalnya," kata Sarji. 

Menurut Sarji, anaknya yang masih TK sempat mencari bapaknya tersebut, kemudian ditanyakan ke temannya, lalu temannya mengecek dan ternyata Makie meninggal dunia karena kesetrum. 

Kawan akrab almarhum yang juga saksi pertama kali menemukan jenazah Makie, yakni Mumamad Yanto, alias Bapak Chika, mengemukakan bahwa dirinya tadi pagi sempat penasaran mengapa anaknya ditinggal sendirian nangis.

"Feeling saya dia dibengkel baiki kendaraan. Eh ternyata setelah saya cek kok ada yang kece ur dan mengapung. Ternyata Makie yang meninggal itu," sebut Muhammad Yanto. 

Sementara itu, Kapolres Banjarbaru AKBP Kelana Jaya melalui Kapolsek Banjarbaru Barat Kompol Syaiful Bob membenarkan peristiwa ditemukannya pria yang tewas di kubangan air persawahan bekas galian bata tersebut. 

Baca: Siswa Peserta UNBK SMPN 2 Loksado Diantar Kepsek ke Rumah Sewaan, Sementara

Baca: Banyak Les Justru Bikin Anak Tak Berhasil, ini Kata Pakar Pendidikan

Dijelaskan Kapolsek pihaknya sudah memeriksa keterangan beberapa saksi. Dugaan sementara, kematian Maki karena tersengat aliran listrik. Tapi hal itu masih kami dalami. Jenazah Maki saat ini masih menjalani visum di rumah sakit. 

Berdasarkan keterangan saksi, korban memang diketahui sering bekerja lembur untuk membuat bata merah. Biasanya Maki jika lembur malam membawa lampu penerangan sendiri. Makanya diduga ia tewas kesetrum kemudian jatuh ke kolam. (banjarmasinpost.co.id /nurholos huda) 

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved