Berita Banjarmasin

Ketum Berurusan dengan KPK, Perolehan Suara PPP di Daerah Dirasakan Menurun

Fakta sang Ketua Umum yang berurusan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ternyata berpengaruh terhadap perolehan suara Partai Persatuan

Ketum Berurusan dengan KPK, Perolehan Suara PPP di Daerah Dirasakan Menurun
Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid
Aditya Mufti Arifin 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Fakta sang Ketua Umum yang berurusan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ternyata berpengaruh terhadap perolehan suara Partai Persatuan Pembangunan (PPP) pada Pemilu 2019 hingga ke daerah.

Hal ini diakui Ketua DPW PPP Kalimantan Selatan (Kalsel), Aditya Mufti Ariffin.

Menurutnya, dari hasil rekapitulasi internal berdasarkan data yang dikumpulkan saksi-saksi partai, perolehan suara PPP di Kalsel alami indikasi penurunan.

"Kita tahu ada kejadian tak diduga kemarin terkait Ketua Umum yang sempat heboh cukup berpengaruh juga," kata Aditya yang akrab disapa Ovi ini.

Walaupun alami tren penurunan suara dari rekapitulasi internal sementara, Ovi berharap partai berlambang kabah ini masih bisa mempertahankan tujuh kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalsel Periode 2019-2024.

Baca: Keluarga Ashanty dan Anang Hermansyah Ngemper Saat di Singapura, Foto Karyawannya Ungkap Hal Ini

Baca: Tonjolan Kecil di Wajah Luna Maya Usai 16 Jam di Pesawat Tak Mandi Disorot, Teman Syahrini Dipuji

Baca: Calon Istri Sule Ditanya Soal Keperawanan Oleh Hotman Paris, Baby Shima Jawab Begini

Baca: Status Janda Ayu Ting Ting Jadi Penghalang Shaheer Sheikh Meski Akui Jatuh Cinta pada Ibu Bilqis

"Kami ada penurunan suara tetapi jumlah kursi belum bisa dikonfirmasikan seluruhnya. Perkiraan kami dari tujuh kursi jadi enam kursi. Tapi ada indikasi tetap bertahan di tujuh," kata Ovi saat dihubungi Banjarmasinpost.co.id, Senin (22/4/2019).

Jumlah ini menurutnya jika tercapai maka akan memenuhi target perolehan kursi tingkat DPRD Provinsi di Kalsel yaitu mempertahankan tujuh kursi di Rumah Banjar.

Ovi juga mengaku belum bisa membuka informasi daerah mana saja sebagai daerah penyumbang kursi dari enam kursi yang optimis didapatkan DPW PPP Kalsel.

"Data yang masuk di kami baru 80 persen. Yang belum bisa dipastikan di Dapil Kalsel 2 Barito Kuala, karena perolehan suara Golkar di sana cukup jauh meningkat," kata Ovi.

Untuk kursi DPR RI, Ovi nyatakan dari rekapitulasi internalnya sementara, pihaknya optimis bisa rebut dua kursi Senayan masing-masing satu kursi dari Dapil Kalsel 1 dan Kalsel 2.

"Dari hasil kroscek dan konfirmasi data kami ke beberapa Partai lain, rata-rata juga mendapat satu kursi dari masing-masing Dapil Kalsel," terangnya.

Namun tak hanya faktor kejadian yang menimpa Ketua Umum PPP, arah dukungan PPP dalam Pilpres 2019 juga menurutnya menjadi faktor lain adanya indikasi tren penurunan perolehan suara pada Pemilu 2019.

Dimana pada Pemilu 2019 ini PPP mendukung pasangan Capres dan Cawapres Nomor Urut 01, padahal dari hasil berbagai rekapitulasi sementara, Pasangan Capres dan Cawapres Nomor Urut 02 menang telak di Kalsel.

(Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved