Berita Banjarmasin

Pemko Banjarmasin Buka Job Fair untuk Penyandang Disabilitas, 50 Difabel Cari Peluang Kerja

Job fair lainnya, kali ini kegiatan bertajuk Banjarmasin Career Expo 2019 ini membuka peluang bagi kaum disabilitas.

Pemko Banjarmasin Buka Job Fair untuk Penyandang Disabilitas, 50 Difabel Cari Peluang Kerja
(banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti)
Sejumlah penyandang disabilitas (rombongan baju merah) melakukan registrasi untuk akses Banjarmasin Career Expo 2019 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN- Pemko Banjarmasin melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Ketenagakerja membuka job fair yang digelar pada 22 hingga 24 April 2019. Berbeda dari job fair lainnya, kali ini kegiatan bertajuk Banjarmasin Career Expo 2019 ini membuka peluang bagi kaum disabilitas.

Sejumlah difabel turut berbaur dalam Banjarmasin Career Expo 2019 itu. Mereka juga nampak antre di meja registrasi untuk terdaftar dan mencari pelung kerja pada 40 jenis perusahaan yang disediakan.

Rata-rata difabel merupakan tunarungu. Meski ada pula yang cacat fisik, seperti menggunakan kursi roda dan tongkat untuk membantu berjalan. Meski begitu, mereka nampak antusias mencari jenis pekerjaan yang cocok.

Baca: Keterkejutan Mulan Jameela Saat Safeea Ahmad Sebut Tempat Ahmad Dhani Berada Hingga Demam

Baca: Generasi Milenial di Kotabaru Peringati Hari Kartini Dengan Fashion Show

Baca: BREAKING NEWS : Kebakaran Gegerkan Warga Kelurahan Kupang, Tapin Utara

Baca: NEWSVIDEO : Gelar Aksi Peringati Hari Bumi Mahasiwa Kalsel Angkat Isu Save Meratus

Para difabel, terutama tunarungu ujar Koordinator Program Peduli dari Sentra Advokasi dan Anak (Sabda) Fatum Ade, memiliki kemampuan masing-masing. Ade sangat mengerti kondisi para disabilitas tersebut. Terlebih ia jugalah yang membantu para difabel tunarungu untuk berkomunikasi dengan petugas registrasi.

“Rata-rata mereka memang memiliki keahlian. Baik itu pada bidang menjahit, bengkel, pertukangan dan komputer. Tinggal bagaimana perusahaan melihat kemampuan mereka,” ucap Ade.

Sebutnya, ini merupakan job fair petama yang memberikan fasilitas untuk difabel. Bahkan pada hari pertama atau hari dibukanya Banjarmasin Career Expo, ada sekitar 50 orang difabel yang mengikuti dan mencoba melihat peluang kerja di tempat itu.

Ade juga mengatakan, kegiatan kali ini merupakan penjajakan awal bagi Kota Banjarmasin. Melalui kegiatan tersebut ujarnya bakal terlihat sekaligus mendorong SDM disabilitas semakin tinggi.

Namun Ade juga tak bisa memungkiri kalau dunia keternagakerjaan memang membutuhkan kemampuan yang memadai. Sehingga ujarnya tak cukup jika hanya Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Ketenagakerja saja yang terlibat. Melainkan juga perlu ikut andil Dinas Pendidikan untuk pembelajaran.

Adapun mengenai komunikasi, Ade sangat yakin kalau perusahaan bisa saja melakukan komunikasi dengan difabel. Apalagi dengan seringnya berinterakasi. Selain itu ujarnya, perusahaan tak perlu ragu menerima difabel, karena adanya bantuan dari pemerintah untuk komunikasi tersebut.

“Kami berharap melalui job fair ini akan ada penyandang disabilitas yang mendapat pekerjaan. Karena ini juga hak kami untuk mendapatkan pekerjaan yang layak. Selain itu juga jadi kewajiban perusahaan minimal satu persen untuk tenaga pekerja dari difabel,” ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved