Berita Banjarbaru

Gangguan Server, Kekurangan Komputer Mewarnai UNBK SMP di Banjarbaru, Berikut Penjelasan Disdik

Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer untuk tingkat Sekolah menegah Pertama (SMP) di Banjarbaru, masih tercover lancar.

Gangguan Server, Kekurangan Komputer Mewarnai UNBK SMP di Banjarbaru, Berikut Penjelasan Disdik
banjarmasinpost.co.id/nurholis huda
Pelaksanaan UNBK di SMPN 3 Banjarbaru, Selasa (23/4/2019) 

BANJARMASINPOST, BANJARBARU - Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer untuk tingkat Sekolah menegah Pertama (SMP) di Banjarbaru, masih tercover lancar. Hanya saja sempat dilaporkan ngadat di SMPN 3 Banjarbaru. Tapi itu langsung teratasi dan sudah bisa berjalan dengan semestinya.

Menurut salah satu guru di SMPN 3 Banjarbaru, Saronto, membenarkan bahwa sempat ada gangguan server pada awal sesi kedua di sekolahannya. "Tapi tidak sampai 10 menit dan tadak mngganggu karena psoso server erornya ketika mau mulai menjawab. Langsung ada teknisi dan langsung ada menanganinya dan kemudian berjalan lancar," kata guru IPA tersebut.

Di SMPN3 Banjarbaru ratusan siswa yang UNBK dibagi menjadi tiga sesi di tiga ruang. Siswa terpantau mengerjakan soal Matematika.

Di SMP di Banjarbaru, selain masih ada sempat server ngadat, juga masih diperlukan adanya tambahan komputer sebab masih ada sekolah yang tidak menggelar secara mandiri.

Baca: Terkendala Jaringan internet, Kadisdik Arahkan Server Sudah Terkoneksi Sebelum UNBK Berlangsung 

Baca: Kecelakaan Maut di Gunungraja Tanahlaut Truk Tangki vs Sepeda Motor, 1 Tewas, 1 Luka Parah

Baca: Siswa SMPN 9 Banjarbaru Sempat Gugup Kerjakan UNBK, Akhirnya Enjoy Jawab Soal

Berdasarkan catatan, dari 14 sekolah negeri yang ada, 4 SMP yang belum bisa mandiri dalam melaksanakan UNBK. Sekolah tersebut, SMPN 5, SMPN 8, SMPN 9 dan SMPN 11 Banjarbaru. Padahal sejak 3 tahun UNBK SMP digelar di Kota Idaman.

Tak bisa mandirinya pihak sekolah untuk UNBK, karena keterbatasan ketersediaan komputer. Karena tak didukung fasilitas, 4 SMP numpang UNBK di SMAN dan SMKN.

Dikonfirmasi hal server sempat ngadat dan kekurangan komputer ini, Kabid Pembinaan SMP Disdik Kota Banjarbaru, Alamsyah, Selasa (23/4/2019) mengatakan untuk di SMPN 3 Banjarbaru itu sebentar saja dan sudah langsung diatasi sebab ada server cadangan. "Itu sudah diatasi karena sebentar dan tidak terlalu pengaruh karena dan juga ada server cadangan juga," kata Alamsyah.

Adapun soal kekurangan komputer tersebut, pihak Disdikbud sudah berupaya akan adanya bantuan kepada sekolah yang belum memiliki komputer sehingga tahun depan bisa total mandiri seratus persen.

Baca: Dua Peserta UNBK di SMPN 1 Panyipatan Mengundurkan Diri, Salah Satunya karena Menikah

Baca: Gunakan Tiga Ruangan, UNBK di SMPN 4 Amuntai Terapkan Dua Sesi untuk 121 Peserta

"Rencana kita akan gunakan dana DAK, dan akan membantu sekitar 100 Komputer ke lima sekolah yang belum mandiri ujiannya," kata Alamsyah.

Sebanyak 4121 siswa SMP sederajat di Kota Banjarbaru akan menjalani ujian nasional berbasis komputer (UNBK). Pelaksanaan UNBK akan dimulai, Senin, (22/4) hingga Kamis, (25/4/2019). (banjarmasinpost.co.id/Lis)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved