Berita Tanahbumbu

Hasilkan 21 Ton Sampah Plastik Sehari, DLHD Tanahbumbu Target Pasar Modern 

Dari keseluruhan sampah yang diangkut ke tempat pembuangan sampah (TPS), sampah plastik penyumbang terbanyak yakni mencapai 21 ton.

Hasilkan 21 Ton Sampah Plastik Sehari, DLHD Tanahbumbu Target Pasar Modern 
banjarmasinpost.co.id/herliansyah
Kepala DLHD Kabupaten Tanahbumbu Rahmat Prapto Udoyo 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Secara stimulan volume sampah di Kabupaten Tanahbumbu  mencapai140 ton perhari. Dari keseluruhan sampah yang diangkut ke tempat pembuangan sampah (TPS), sampah plastik penyumbang terbanyak yakni mencapai 21 ton.

Menyusul banyaknya volume sampah plastik, Dinas Lingkungan Hidup Daerah (DLHD) akan menerapkan Peraturan Bupati (Perbup) nomor 5 tahun 2019 tentang pengurangan pemakaian sampah plastik.

Hal itu dikemukakan Kepala DLH Tanahbumbu Rahmat Prapto Udoyo ditemui di tempat kerjanya kepada banjarmasinpost.co.id, Selasa (23/4/2019).

Baca: Tabrak Landcruiser Pengendara Beat ini Tewas di Tempat

Baca: Beli Bank Royal Seharga Rp 1 triliun, Ini Tujuan BCA Ambil Alih  2,87 juta saham

Baca: Daftar Artis Terancam Gagal ke DPR RI di Pemilu 2019, Vicky Prasetyo, Angel Lelga Hingga Andi Arsyl

Menurut Rahmat penerapan peraturan pengurangan pemakaian sampah plastik, mulai akan diterapkan setelah dilakukan sosialisasi.

"Sekarang masih dilakukan sosialisasi. Perbup ada, sudah lama dan sudah ditanda tangani Bupati," jelas Rahmat.

Mengawali penerapan itu, tambah Rahmat, pihaknya saat ini baru akan menerapkan untuk sebatas pasar modern seperti mini market.

"Kalau pasar tradisional kita masih belum," ucapnya kepada banjarmasinpost.co.id.

Rahmat tidak menepis, penerapan kebijakan pengurangan pemakaian sampah plastik bakal menuai prokontra di tengah masyarakat. Kendati demikian pihaknya sudah menyiapkan solusi.

"Pengelola pasar modern merespon positif dan mereka sudah melakukan persiapan. Seperti penyediaan wadah--bukan plastik-," ungkapnya.

Selain itu, masih menurut Rahmat, pihaknya juga sudah mempersiapkan solusi lain pengganti plastik..

Menggandeng kelompok-kelompok swadaya masyarakat (KSM) melaksanakan kerajinan pembuatan tas belanja dengan memanfaatkan limbah sampah yang mudah hancur.

Baca: Ditinggal ke Apotek, Laptop Mahasiswi ini Raib dalam Sekejap

Baca: Sosok Rian Subroto, Pemakai Jasa Vanessa Angel dalam Kasus Prostitusi Artis Diburu Diburu Jaksa

"Kan banyak limbah sampah kertas, koran yang bisa dibuat tas belanja," ungkapnya.

Selain itu, cara lainnya mengurangi volume sampah. Pihaknya terus melalukan pembinaan bank-bank sampah yang tersebar di Kabupaten Tanahbumbu.

"Saat ini jumlah bank sampah sebanyak 40 bank sampah," tandasnya.

(banjarmasinpost.co.id/helriansyah)

Penulis: Herliansyah
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved