Berita Kalteng

Oknum Perwira Polres Palangkaraya Tabrak Mati Tiga Mahasiswa Pelangkaraya di Proses Polda Kalteng

Kasus tabrakan yang menewaskan tiga mahasiswa, yang terjadi di Jalan Yos Sudarso, oleh mobil oknum perwira Polres Palangkaraya, berinisial MH.

Oknum Perwira Polres Palangkaraya Tabrak Mati Tiga Mahasiswa Pelangkaraya di Proses Polda Kalteng
faturahman
Kabid Humas Polda Kalteng, AKBP Hendra Rochmawan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Polda Kalimantan Tengah, menyatakan belasungkawa dan empati kepada lima korban mahasiswa perguruan tinggi di Palangkaraya yang tiga di antaranya tewas dan dua lainnya luka dalam kecelakaan maut, Minggu (21/4/2019) malam di Jalan Yos Soedarso Palangkaraya.

Polda Kalteng juga menyatakan tetap akan memproses hukum oknum perwira polisi berinsial M yang mengakibatkan lima mahasiswa jadi korban kecelakaan maut tersebut.

"Kami mengucapkan empaty dan belasungkawa atas kejadian tersebut, dan kasus ini tetap diproses," ujar Kabid Humas Polda Kalteng, Kombes Pol Hendra Rochmawan, Selasa (23/4/2019).

Kasus tabrakan yang menewaskan tiga mahasiswa, yang terjadi di Jalan Yos Sudarso, oleh mobil oknum perwira Polres Palangkaraya, berinisial MH, kini kasusnya di proses sesuai aturan berlaku.

BACA: RESPONS POLDA KALTENG SETELAH ANGGOTANYA MENABRAK HINGGA TEAS 3 MAHASISWA

Baca: Wabup Kotabaru Datangi PLN, Bahas Rencana Pengembangan Listrik Bawah Laut ke Pulau Sebuku

Baca: Video Mesum Mirip Kriss Hatta, Jonatan Christie & Richard Kyle Beredar Viral, Ini Kata Pengacaranya

Kabid Humas Polda Kalteng kombes Hendra Rochmawan, di Mapolda, Selasa (23/4/2019), menegaskan proses hukum terhadap kasus tersebut masih dilakukan oleh pihaknya.
“Saat ini masih tahap pemeriksaan terhadap yang bersangkutan di Polres,” ucap Hendra.

Ditegaskan Hendra, untuk sementara tugas MH di Polres Palangkaraya, digantikan oleh Wakapolres dan Kapolres, karena MH, saat ini masih fokus menjalani proses hukum yang berjalan akibat kecelakaan tersebut.
“Tugasnya digantikan oleh Wakapolres dan Kapolres, karena yang bersangkutan fokus menjalani pemeriksaan dahulu,” kata Hendra.

Kecelakan terjadi pada Minggu (21/4/2019) malam tersebut, diduga karena faktor kelelahan yang dialami oleh oknum polisi tersebut setelah 3 Hari kurang Istirahat melakukan pemantauan tahapan pemilu di Kota Palangkaraya, karena tugasnya dilapangan yang mengatur pergerakan anggota dalam pengamanan.

Rasa tanggungjawab yang besar namun akibatnya secara fisik dan psikologi terganggu sehingga mengkibatkan musibah kecelakaan terjadi.Rangkaian pengamanan Pilpres dan Pileg ini sangat melelahkan dan menyita perhatian baik fisik dan psikologi oleh pihak pengamanan dan petugas.

Baca: Antisipasi Karhutla, Babinsa Kapuas Hilir Patroli Pengawasan dan Sampaikan Imbauan kepada Warga

Baca: Reaksi Penonton Avengers : Endgame di Pemutaran Perdananya, Peran Hawkeye Menggebrak?

"Faktor kelelahan itu mengakibatkan terjadinya musibah, yang sebenarnya kita juga tidak menginginkan hal ini terjadi dan kami bertanggungjawab atas kejadian tersebut,” jelas Hendra.

Meski demikian, disampaikan mantan Kapolres Palangkaraya ini, Rasa empaty juga disampaikan dari pelaku dan Kapolres Palangkaraya yang juga turut memberikan bantuan dan penanganan sejak awal kepada para korban baik yang meninggal dan yang masih di rawat. (banjarmasinpost.co.id /faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved