Berita HSS

Baznas Kalsel Biayai 25 Ibu Hamil Prasejahtera Selama 6 Bulan, 10 Sudah Melahirkan di Kandangan

Program diberikan untuk keluarga prasejahtera, yang dinilai tak mampu memenuhi kebutuhan gizinya selama hamil, karena lemahnya ekonomi keluarga.

Baznas Kalsel Biayai 25 Ibu Hamil Prasejahtera Selama 6 Bulan, 10 Sudah Melahirkan di Kandangan
HO/Protokold dan Kehumasan Pemkab HSS
PENGHARGAAN -Ketua BAznas Kalsel H GUsti Rusdi Effendi AR menyerahkan sertifikat kepada dr Yudie Alfiani SpOG, sebagai penghargaan atas pendampingan dokter kandungan terebut terhadap ibu hamil penerima program ibu hamil sehat Baznas Kalsel, Rabu (24/4/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kalsel berhasil melaksankan program Ibu Hamil Sehat, untuk 25 orang perempuan hamil, pada 2018 lalu, yang tersebar di tujuh kecamatan di Hulu Sungai Selatan.

Program tersebut diberikan untuk keluarga prasejahtera, yang dinilai tak mampu memenuhi kebutuhan gizinya selama hamil, karena lemahnya ekonomi keluarga dan rendahnya pendapatan.

Ketua Baznas HSS, KUnur Tajeri, kepada banjarmasinpost.co.id, Rabu (24/4/2019) menyatakan, para penerima bantuan tersebut diberikan bantuan berupa makanan sehat ibu hamil, sejak kandungannya berusia tiga bulan.

“Selanjutnya, diberi edukasi dan pendampingan sampai melahirkan. Untuk itu, Baznas Kalsel dan Baznas HSS bekerjasama dengan DInas Kesehatan HSS, mulai pemberian makanan sampai melahirkan,”kat Kunur, di sela kegiatan Syukuran dan Tasmiyah (pemberian nama bayi) bersama Program ibu Hamil Sehat, di Gedung Pramuka Kandangan.

Dijelaskan, pihak Baznas sengaja tak memberikan bantuan uang langsung, dengan tujuan bantuan tersebut tepat sasaran. Dalam arti tak digunakan penerima untuk kepentingan lain.

Baca: Siswa SMPN 2 Pulau Sembila dari Pulau Matasirih Syok Mendengar Tanah Longsor di Desanya

Baca: Longsor di Pulau Matasirih Rusak 6 Rumah, Ibu dan Anak Masih Belum Ditemukan

Baca: ULM Catat Sejarah Penantian 60 Tahun Akhirnya Lahirkan Doktor, Rektor : Tinta Emas Sejarah ULM

Selama dua kali dalam sebulan, pihak DInkes menyalurkan bantuan makanan sehat seperti daging, ayam sayuran, buah-buahan, susu serta makanan sehat lainnya. Disebutkan, program tersebut 95 persen dibiayai Baznas Kalsel, dengan budget Rp 5 juta per orang.

Adapun  warga miskin ibu hamil yang menerima bantuan, dipilih berdasarkan survei, dengan bantuan bidan desa. Selanjutnya, diakukan verifikasi  lapangan oleh Baznas Kalsel, sehingga program tersebut tepat sasaran. Sementara, dari 25 orang penerima program, 10 orang sudah melahirkan bayinya dengan sehat dan selamat. Satu orang bayinya meninggal dalam kandungan dan satu orang lagi lahir prematur. “13 orang lainnya, masih dalam proses menunggu kelahiran,”jelas Kunur.

BATASMIYAH – KH Mochyar Dahri, salah satu ulama HSS, mentasmiyahi bayi baru lahir yang ibunya menjadi peserta program hamil sehat Baznas Kalsel
BATASMIYAH – KH Mochyar Dahri, salah satu ulama HSS, mentasmiyahi bayi baru lahir yang ibunya menjadi peserta program hamil sehat Baznas Kalsel (HO/Protokold dan Kehumasan Pemkab HSS)

Sementara itu, 10 ibu hamil yang telah melahirkan dari usia bayi satu minggu hingga tiga bulan, siang tadi mengikuti syukuran dan tasmiyah (peresmian nama bayi) mereka.

Kegiatan syukuran tersebut diselenggarakan Baznas HSS dengan mengundang Baznas Kalsel. Hadir pada kegiatan tersebut, Pangeran GUsti H RUsdi Effendi AR dan pengurus lainnya, serta para ulama di HSS, Kepala Kemenag HSS, dari Pemkab HSS diwakili Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat, H M Thaha, serta jajaran Dinkes HSS.

Baca: Pulau Matasirih Kotabaru Longsor, 2 Warga dan Sejumlah Bangunan Ikut Tertimbun

Baca: KPU Kalsel : Data Aplikasi Situng Jangan Jadi Acuan Utama Menentukan Pemenang Pilpres 2019

Baca: Keliru Masukkan Data C1 Capres Nomor Urut 01 dari 59 Jadi 259, KPU Tanahlaut Koreksi ke KPU RI

Gusti RUsdi Effendi menyatakan, Program Ibu Hamil Sehat, dengan sasaran warga miskin, bertujuan memperbaiki kehidupan yang bersangkutan.

“JIka bayinya lahir sehat, insya Allah anaknya kelak tidak miskin,”katanya. Selain itu, pendampingan gizi yang baik selama hamil, dharapkan meningkatkan kualitas anak Indonesia sebagai sumber daya manusia di masa depan. ‘Kami sampaikan terimakasih kepada semua pihak yang membanu program ini. Mulai bidan, perawat, dokter serta BAznas HSS dan jajaran Dinkes HSS,”katanya.   

Sebelum Tasmiyah,mereka yang hadiri mendengarkan lantunan ayat suci ALquran, oleh Mawardi dilanjutkan tradisi tasmiyak oleh KH Mochyar Dahri. Adapun bayi yang diresmikan anamanya, terdiri lima laki-laki dan ;ima perempuan.

Ketua Baznas Kalsel H Gusti Rusdi Effendi AR, dan jajaran BAznas HSS menyerahkan doorprize berupa kereta bayi, pada kegiatan Syukuran dan Tasmiyah Program Ibu Hamil Sehat
Ketua Baznas Kalsel H Gusti Rusdi Effendi AR, dan jajaran BAznas HSS menyerahkan doorprize berupa kereta bayi, pada kegiatan Syukuran dan Tasmiyah Program Ibu Hamil Sehat (HO/Protokold dan Kehumasan Pemkab HSS)

Selanjutnya diserahkan sertifikat penyelenggaraan ibu hamil sehat dari Ketua BAznas Kalsel H GUsti Rusdi Effendi AR kepada dr Yudie Alfiani SpOG, sebagai penghargaan atas pendampingan dokter kandungan terebut terhadap ibu hamil penerima program Baznas.

Nurbayah (19) dari Desa Batu LAki, Padang Batung , salah satu penerima program menyatakan sangat bersyukur dan berterima kasih dengan Baznas Kalsel dan HSS serta para dokter dan bidan yang selama ini membantu kehamilan hingga melahirkan.

“Harapam kami program ini terus ada, karena sangat bermanfaat bagi kami yang hidup dalam kekurangan,”ungkap Nurbayah yang memberi mana bayi lelakinya Muhammad Ariyadi. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved