Bumi Bersujud

Lomba Perahu Tradisional Dan Perahu Naga Semarakan HUT Kabupaten Tanahbumbu

Puncak pelaksanaan HUT ke-16 Kabupaten Tanahbumbu sudah lama berlalu. Walau demikian, kesemarakan Hari Jadi kabupaten berjuluk Bumi Bersujud

Lomba Perahu Tradisional Dan Perahu Naga Semarakan HUT Kabupaten Tanahbumbu
Istimewa
Pembukaan lomba perahu naga dan tradisional di pantai Pagatan, Kecamatan Kusan Hilir. Kegiatan dalam rangkaian HUT Kabupaten Tanahbumbu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Puncak pelaksanaan HUT ke-16 Kabupaten Tanahbumbu sudah lama berlalu. Walau demikian, kesemarakan Hari Jadi kabupaten berjuluk Bumi Bersujud ini masih terasa.

Kesemarakan itu dengan digelarnya turnamen lomba perahu tradisional dan perahu naga berlangsung di pantai Pagatan, Kecamatan Kusan Hilir, Selasa (23/4/2019) kemarin.

Terselenggaranya turnamen lebih menyemarakan suasana, kerja sama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dengan Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Dispapora).

Momentum penyelenggaraan turnamen sempat ditunggu-tunggu masyarakat, ini diikuti 53 tim berasal dari dua kecamatan. Kecamatan Kusan Hilir dan Kusan Hulu untuk katagori umum.

Sedangkan jumlah peserta lomba perahu naga diikuti sebanyak 7 tim lokal dengan masing-masing 12 orang perperahu, sementara klasifikasi perahu tradisonal sebanyak 46 tim dengan dua orang peserta perperahu.

Peserta mengikuti lomba perahu naga dan tradisional di pantai Pagatan, Kecamatan Kusan Hilir. Kegiatan dalam rangkaian HUT Kabupaten Tanahbumbu.
Peserta mengikuti lomba perahu naga dan tradisional di pantai Pagatan, Kecamatan Kusan Hilir. Kegiatan dalam rangkaian HUT Kabupaten Tanahbumbu. (Istimewa)

Ketua KONI Tanahbumbu Saiful Rahman berharap seluruh atlet dayung yang berlaga dapat terus meningkatkan prestasinya hingga ke ajang nasional dan internasional.

Dalam sambutanya Bupati Tanahbumbu H Sudian Noor yang disampaikan Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Anwar Salujang, menyambut baik dan gembira digelarnya lomba dayung perahu tradisional dan perahu naga se-Kabupaten Tanahbumbu tahun 2019.

Kegiatan lomba perahu tradisional dan perahu naga ini, kata dia, selain memeriahkan Hari Jadi ke-16 Kabupaten Tanahbumbu dan Pesta Laut Mappanre Ri Tasi tahun 2019.

Turnamen ini menjadi langkah strategis melestarikan seni budaya dan meningkatkan prestasi olahraga dayung daerah.

Suasana pembukaan lomba perahu naga dan tradisional. Kegiatan dalam rangkaian HUT Kabupaten Tanahbumbu.
Suasana pembukaan lomba perahu naga dan tradisional. Kegiatan dalam rangkaian HUT Kabupaten Tanahbumbu. (Istimewa)

Disamping itu kegiatan ini sekaligus sarana yang tepat, upaya mencari bibit dan atlit-atlit dayung yang handal. Nantinya mampu mengharumkan nama Kabupaten Tanahbumbu ditingkat lebih tinggi.

Tidak kalah penting, pun melalui pelaksanaan lomba dayung ini, mampu menjadi media pemersatu dan spirit bagi kita semua untuk senantiasa saling bersinergi.

Tanpa kekompakan, kerja keras dan sinergisitas, mustahil dapat meraih prestasi. Begitu pula dalam setiap pelaksanaan berbagai program pembangunan daerah.

"Tanpa kerja keras dan semangat kebersamaan dari seluruh elemen masyarakat, mustahil mampu mewujudkan kesejahteraan masyarakat," pungkas Anwar Salujang.(AOL/*)

Penulis: Herliansyah
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved