Travel

Perhatikan 7 Hal ini Sebelum Anda Memilih Maskapai Berbiaya Rendah

Biasanya maskapai berbiaya rendah menjadi andalan wisatawan untuk menghemat biaya transportasi antar kota atau antar negara.

Perhatikan 7 Hal ini Sebelum Anda Memilih Maskapai Berbiaya Rendah
kompas.com
Ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Siapa yang tidak senang bisa traveling dengan biaya seirit mungkin.

Apalagi tak sedikit maskapai yang menawarkan penerbangan murah.

Biasanya maskapai berbiaya rendah menjadi andalan wisatawan untuk menghemat biaya transportasi antar kota atau antar negara.

Namun penting untuk mengetahui, bahwa sebenarnya maskapai berbiaya rendah juga menerapkan biaya tambahan untuk berbagai detail selama penerbangan.

Biaya tambahan ini bisa berbeda antara satu maskapai dengan maskapai berbiaya rendah lainnya.

Ada baiknya Anda mengetahui apa saja yang dikenakan biaya tambahan di maskapai berbiaya rendah, agar tujuan menekan bujet transportasi dapat berjalan lancar.

Baca: Jelang Ramadhan 1440 H - Ustadz Abdul Somad Sebut 7 Persiapan Wajib Muslim Menyambut Ramadhan

Baca: Harapan Sutradara bagi Penonton Usai Menyaksikan Avengers:Endgame

Baca: Beda Nasib Krisdayanti dengan Vicky Prasetyo, Angel Lelga & 8 Artis Soal Jadi DPR RI di Pemilu 2019

Baca: Hilda Vitria Sebut Karma Usai Video Mesum Mirip Kriss Hatta Hingga Jonatan Christie Tersebar

Baca: Sikap Tak Terduga Mikha Tambayong Soal Video Mesum Mirip Kekasihnya Daniel Wenas Hingga Richard Kyle

Berikut tujuh hal yang dapat menjadi biaya tambahan saat menumpang maskapai berbiaya rendah:

1. Cetak Boarding Pass

Beberapa maskapai berbiaya rendah di dunia menerapkan biaya tambahan jika penumpang ingin mencetak boarding pass.

Misalnya Rryanair yang mengenakan biaya 70 Euro setara Rp 1,1 juta, jika penumpang datang ke bandara tanpa melakukan check in online sebelumnya.

Biaya tersebut akhirnya mendapat protes dan sejak 2013 diturunkan menjadi 15 Euro, setara Rp 240.000, dengan catatan penumpang sudah melakukan check in online tetapi tidak membawa boarding pass yang sudah tercetak.

Halaman
1234
Editor: Edinayanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved