Kriminalitas Kalteng

Bawa 10 Gram Sabu, Pengedar Sabu Sampat Dibekuk Jajaran Ditresnarkoba Polda Kalteng

Tommy ditangkap di Jalan Bangkirai II, Kelurahan Mentawa Baru Hulu, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sampit, Kabupaten Kotim, Kalteng.

Bawa 10 Gram Sabu, Pengedar Sabu Sampat Dibekuk Jajaran Ditresnarkoba Polda Kalteng
capture/metro banjar
Metro Banjar edisi Kamis, 25 April 2019, Halaman 1. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Tim khusus Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalteng menangkap Tommy Alexander (22), yang diduga sebagai pengedar narkoba, Sabtu (20/4) pukul 22.00 WIB.

Tommy ditangkap di Jalan Bangkirai II, Kelurahan Mentawa Baru Hulu, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang , Sampit, Kabupaten Kotim, Kalteng.

Pelaku dan barang bukti sabu, Rabu (24/4) masih amankan penyidik di Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalteng, untuk dilakukan pendalaman terkait kepemilikan barang bukti yang dibawanya sebelum ditangkap. Sabu yang dibawa Tommy diduga akan diberikan kepada seseorang.

Tommy yang tamatan SLTA, selama ini tinggal di Jalan Haryono MT, Sampit, Kelurahan Mentawa Baru Hulu, Kecamatan Mentawa Baru, Ketapang, Kabupaten Kotim, Kalteng, saat ditangkap polisi berhasil menyita barang bukti dua paket sabu berat kotor setara dengan 10 Gram, satu kotak rokok, dan satu ponsel warna Merah.

Baca: Kebakaran di Siang Bolong, Rumah Nelayan Aluh-aluh Besar Tinggal Puing, Polisi Selidiki Penyebab

Baca: Tepergok Mencuri Helm, Sani Mengaku Helmnya Tertukar, Sempat Jadi Bulan-bulanan Warga

Kasubdit III Ditresnarkoba Polda Kalteng, AKBP Ronny, mewakili Direktur Narkoba, Kombes Widjonarko, Rabu (24/4) mejelaskan, pihaknya Sabtu lalu sekira pukul 22.00 wib, berdasarkan informasi masyarakat, melakukan penangkapan terhadap Tommy Alexander, yang membawa narkotika jenis Sabu.

"Setelah dapat informasi, kami lakukan penyelidikan mendalam, ternyata benar. Makanya dia diamankan anggota timsus Ditresnarkoba di jalan Bengkirai II, Kelurhan Mentawa Baru Hulu, Kecamatan Mentawabaru, Ketapang sekitar pukul 22.00 WIB. Tersangka dan barang-bukti, dibawa ke Ditresnarkoba Polda Kalteng, guna proses penyelidikan lebih lanjut," ujar Ronny.

Dijelaskan Ronny, pihaknya juga kemudian melakukan pengembangan, namun disinyalir jaringanya lainya sudah mengetahui dan berhasil menghilang.

“Sementara masih dikembangkan, saat ini pelaku sudah di mapolda dilakukan penahanan dan proses lebih lanjut,” jelasnya. (tur)

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Metro Banjar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved