KalselPedia

KalselPedia - Tugu Maskot Ketupat Menjadi Ikon Kota Kandangan

Tugu Maskot Ketupat adalah tugu yang dibangun Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan. Tugu tersebut memiliki replika ketupat

KalselPedia - Tugu Maskot Ketupat Menjadi Ikon Kota Kandangan
WEB
Bundaran Ketupat Kandangan di Desa Hamalau Kecamatan Kandangan, Hulu Sungai Selatan (HSS). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Tugu Maskot Ketupat adalah tugu yang dibangun Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan. Tugu tersebut memiliki replika ketupat berukuran besar di atas tugunya.

Maskot tersebut menggambarkan kota Kandangan yang memiliki kuliner khas tersebut, di mana puluhan warung ketupat berjejer di sepanjang jalan Hamalau dan Jalan Parincahan sebagai pusat warung ketupat Kandangan.

Tugu maskot Ketupat sendiri ada dua titik. Pertama, dibangun di pintu masuk kota Kandangan dari arah HUlu Sungai, tepatnya di Jalan HM Yusi, jalur angkutan umum ke BAnjarasin.

Satu titik lagi dibangun di pintu gerbang masuk kota Kandangan dari arah Banjarmasin menuju arah hulu sungai, yaitu di Desa Hamalau, Kecamatan Kandangan. Tugu tersebut terkenal dengan bundaran Ketupat Hamalau.

Baca: KalselPedia - Perpustakaan Umum Kota Banjarmasin Berada di Rumah Coklat Cagar Budaya

Baca: KalselPedia - Perpustakaan Umum Kota Banjarmasin Berada di Rumah Coklat Cagar Budaya

Pemkab setempat membangunnya sebagai identitas kuliner terkenal dari daerah HSS, sekaligus sebagai promosi kuliner daerah. Bundaran ketupat di Hamalau sering menjadi tempat berfoto-foto warga luar daerah yang datang ke Kandangan.
Dibangun saat memperingati hari Jadi Kabupaten. Tiang tugu menyerupai batang kelapa dan atap masjid bertingkat tiga, lambang Kabupaten yang agamis.

Filosofisnya, jumlah ketupat besar dua melambangkan tanggal berdirinya Kabupaten HSS. Tiang tugu setinggi 12 meter, melambangkan bulan 12 lahirnya kabupaten serta panjang lingkaran 50 melambangkan tahun lahirnya kabupaten.

Jadi, tugu katupat tersebut juga bermakna sejarah berdirinya kabupaten tertua di Banua Anan ini. Pemerintah setempat mengimbau warga agar sennatiasa menjaga kebersihan dan keindahan tugu dengan tak mengotorinya agar terus bisa jadi ikon kebanggaan Bumi ANtaludin.

(banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved