Berita Banjar

Wilayah Pelosok di Banjar Ini Masih Susah Dijangkau, Lubang Penuhi Badan Jalan

Keterbatasan infrastruktur terutama badan jalan masih terus menyelubungi seluruh desa di wilayah Kecamatan Paramasan.

Wilayah Pelosok di Banjar Ini Masih Susah Dijangkau, Lubang Penuhi Badan Jalan
istimewa/Agus mahfuz
Beginilah potret kondisi jalan menuju wilayah Paramasan. Di beberapa titik, kondisi jalan teramat sukar silintasi. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Keterbatasan infrastruktur terutama badan jalan masih terus menyelubungi seluruh desa di wilayah Kecamatan Paramasan, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel).

Bahkan hingga kini akses utama menuju Paramasan tetap melintasi wilayah daerah lain yakni Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS). Jalurnya yakni melalui jalan poros Trans Kalimantan arah Martapura (Kabupaten Banjar)-Tanjung.

Sementara itu jika dijangkau dari wilayah Kabupaten Banjar, kondisi jalannya masih sangat susah karena belum beraspal dan compang-camping. "Sedangkan lewat jalur Lumpangi saja kondisi jalannya saat ini juga susah. Banyak lubang yang menghiasi badan jalan," ucap Amat, warga Paramasantas, saat berada di Martapura, Kamis (25/04/2019).

Baca: Jelang Ramadan Senwel Bagi Hadiah Emas, Belanja Rp 10 Juta Dapatkan 1 Gram Emas

Baca: Kekesalan Aurel Hermansyah ke Atta Halilintar Karena Sebut Sosok Ini, Sempat Dijodohkan Ashanty

Baca: Gelapkan Sepeda Motor, Faturrahman Diciduk Tim Gabungan Dua Polres

Bapak tiga anak itu menuturkan dirinya berada di Martapura untuk beranjangsana ke rumah sanak kerabatnya. Selain itu, ia sekaligus berbelanja sejumlah barang kebutuhan pokok.

Ia berharap pemerintah memberikan perhatian khusus terhadap kehidupan warga di wilayah Paramasan. Pasalnya hingga sekarang akses menuju Paramasan masih lumayan sulit. "Tolong lah diperbaiki dan kalau bisa diaspalkan yang mulus supaya kami nyaman juga bepergian ke luar kampung," pintanya.

Di Kecamatan Paramasan terdapat empat desa yakni Paramasanatas, Paramasanbawah, Remo, dan Angkipih. Seluruhnya merupakan permukiman terpencil di Kabupaten Banjar dengan kondisi kehidupan yang sederhana dan kungkungan infrastruktur yang serbaterbatas.

"Ya memang masalah infrastruktur di Paramasan perlu mendapat perhatian, termasuk jalan dari arah Lumpangi-Paramasan. Itu jalan utama menuju Paramasan yang kondisinya memang banyak lubang, yang lumayan mengganggu perjalanan juga," ucap Kepala Desa Paramasanbawah, Suwardi.

Kalau mau ke arah Paramasan ketika sudah berada di wilayah HSS, sebutnya, titik masuknya melewati jalur ke Loksado di Desa Lumpangi. Jarak tempuhnya sejauh 72 kilometer dari Kota Kandangan (ibukota HSS) ke Paramasanbawah.

Sedangkan dari Lumpagi-Paramasanbawah jaraknya sejauh 50 kilometer. "Sebenarnya tidak begitu jauh. Yang bikin terasa jauh itu karena kondisi badan jalannya yang kurang nyaman dilintasi, banyak lubangnya,' tandas Suwardi.

Lantaran kondisi jalan yang kurang nyaman tersebut, lanjutnya, jarak tempuh menjadi lama. Waktu tempuh dari Lumpangi-Paramasanbawah yakni satu jam 30 menit dengan kecepatan rata-rata sekitar 60 kilometer per jam. "Tak bisa laju karena jalan banyak rusak berlubang," sebutnya.

Baca: Terdampak Proyek Duta Mall, TK Attaubah Dikunjungi Perusahaan Pengembangan Pusat Belanja Ini 

Baca: Sinyal Maia Estianty Akan Tinggalkan Dunia Artis? Eks Rekan Duet Mulan Jameela Sebut Soal Bosan

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banjar Mochamad Hilman beberapa waktu lalu mengatakan perbaikan atau peningkatan infrastuktur terus berupaya ditingkatkan dari waktu ke waktu dengan mempertimbangkan skala prioritas. Acuannya adalah hasil musyawarah rencana pembangunan (musrenbang).

Dikatakannya, wilayah Paramasan juga termasuk distrik yang menjadi perhatian pada program peningkatan infratruktur di wilayah Kabupaten Banjar. Hanya saja karena keterbatasan anggaran sehingga peningkatan badan jalan mesti dilakukan secara bertahap karena sangat banyak badan jalan yang harus ditangani.(banjarmasinpost.co.id/roy)

Penulis: Idda Royani
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved