Berita Tanahbumbu

Dinkes Tanbu Tambah Puskesmas Rawat Inap, Kadinkes Sebut Enam Puskesmas Sudah Melayani

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Tanahbumbu HM Damrah mengatakan, untuk pelayanan kesehatan masyarakat, Pemerintah daerah memiliki 14 puskesmas

Dinkes Tanbu Tambah Puskesmas Rawat Inap, Kadinkes Sebut Enam Puskesmas Sudah Melayani
istimewa
Kadinkes Kabupaten Tanahbumbu HM Damrah 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Tanahbumbu HM Damrah mengatakan, untuk pelayanan kesehatan masyarakat, Pemerintah daerah memiliki 14 puskesmas di 10 kecamatan di Kabupaten Tanahbumbu.

Menurut Damrah, jumlah puskesmas representatif yang ada di masing-masing kecamatan mencapai jumlah ideal sesuai peraturan Menteri Kesehatan.

"Ruang pertemuan lengkap. Karena menurut permenkes kan ada minimalis. Kalau puskesmas tidak ada ruang pertemuan kan susah juga," kata Damrah kepada banjarmasinpost.co.id, Jumat (26/4/2019).

Bakan tidak hanya itu, dari 14 puskesmas, dirincikan Damrah, di antaranya ada enam puskesmas yang melayani rawat inap untuk pelayanan kesehatan masyarakat.

Antara lain, puskesmas Simpang Empat, Pagatan, Satui, Sebamban 2, Giri Mulya, dan Lasung.

"Jadi, berarti ada delapan yang nonrawat inap. Rencana akan menambah satu lagi puskesmas rawat inap yaitu di Mentewe karena daerahnya jauh," ujar Damrah.

Kendati demikian, delapan puskesmas nonrawat inap, tetap melakukan pelayanan kesehatan 24 jam kepada masyarakat.

Baca: Natasha Wilona Bongkar Sosok Stefan William, Ammar Zoni Hingga Rizky Febian, Verrel Bramasta?

Baca: Curhat Suami Mulan Jameela, Ahmad Dhani Soal Lolos Anggota DPR RI, Mantan Maia Estianty Sebut Neraka

Baca: Si Raja Spoiler, Mark Ruffalo Dibikin Bingung dengan Adegan Terakhir Avengers: Endgame

Baca: Nama Panggilan Calon Anak Syahrini dan Reino Barack Dibocorkan Sahabat Suami Incess

Di antaranya adalah puskesmas Batulicin, Karang Bintang, Mentewe, Teluk Kepayang, dan puskesmas Sebamban 1.

"Tapi yang delapan (puskesmas) hanya terfokus pada yang gawat darurat dan persalinan. Pelayanan 24 jam puskesmas nonrawat inap diberlakukan sejak 2015," ucapnya.

 Tidak memberlakukan semua puskesmas melayani rawat inap, karena pihaknya akan fokus ke pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat dasar.

"Rawat inap itukan kuratif, jangan sampai puskesmas ingin jadi rumah sakit juga. Rumah sakit kan mengobati. Kita ini (puskesmas) hanya upaya tindakan kesehatan masyarakat. Bagaimana mempertahankan bagaimana masyarakat tidak jatuh sakit parah," pungkas Damrah.

BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah

Penulis: Herliansyah
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved