UNBK 2019

Peserta UNBK Kepanasan Saat Mengerjakan Soal, Kadisdik Batola Sarankan Pemasangan AC

Ditambahkan Kepala Dinas Pendidikan Batola Sumarji, dari hasil pantuan UNBK, ditemukan ruang agak panas pada lokasi UNBK SMPN 1 Belawang

Peserta UNBK Kepanasan Saat Mengerjakan Soal, Kadisdik Batola Sarankan Pemasangan AC
BPost Cetak
Blitz edisi cetak Jumat (26/4/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Ditambahkan Kepala Dinas Pendidikan Batola Sumarji, dari hasil pantuan UNBK, ditemukan ruang agak panas pada lokasi UNBK SMPN 1 Belawang karena terpapar CPU komputer di ruangan tersebut.

“Ruangannya pengab dan agak panas. Saya lihat suara CPU komputer di ruang UNBK cukup menganggu siswa dan menimbulkan hawa panas. Ke depannya, akan kita usulkan dipasang AC di ruangan tersebut,” kata Sumaji.

Sumarji juga melihat anak-anak SMPN 1 Belawang tampak kepanasan saat mengerjakan UNBK.

UNBK sendiri berjalan lancar saja, namun kalau ruangan UNBK terlalu panas juga menganggu.

Jika mengandalkan kipas angin saja saat UNBK juga tak mengurangi panas.

Baca: Nama Panggilan Calon Anak Syahrini dan Reino Barack Dibocorkan Sahabat Suami Mantan Luna Maya

Baca: Komentar Jessica Iskandar Soal Video Mesum Diduga Richard Kyle, Kakak Jedar Minta Hal Ini

Baca: Keyakinan Ibunda Irish Bella ke Ammar Zoni Ketimbang Sosok Lain Diungkap, Sindir Giogino Abraham?

Baca: Perasaan & Perubahan Syahrini Sebelum Reino Barack Akui Istrinya Hamil, Teman Luna Maya Alami Ini

“Mudah-mudahan pada UNBK yang akan datang, ruang UNBK di SMPN 1 Bakumpai sudah ber-AC,” katanya.

Dijelaskannya, SMAN 1 Marabahan sendiri menampung UNBK dari SMPN 2 Bakumpai, SMPN 3 Bakumpai dan SMPN 4 Marabahan.

Dengan dasar itu, jika kekurangan komputer di SMPN-SMPN di Batola untuk UNBK 2020 mendatang akan coba diatasi.

“Kebetulan Wakil Bupati Batola Rahmadiannor sudah melihat kondisi UNBK di SMAN 1 Marabahan dan Pak Wakil sangat merespon kondisi ini,” katanya.

Menurut Sumarji, pada 2020 mendatang, Dinas Pendidikan Batola akan membeli sekitar 600 unit komputer dan 30 server untuk mengatasi kekurangan komputer di SMPN-SMPN di Batola.

Idealnya, 20 siswa itu perlu satu buah server.

“Jadi kalau mencapai 50 siswa itu perlu dua server untuk UNBK,” katanya.

Menurutnya, UNBK sifatnya wajib dan SMPN yang jauh lokasinya seperti SMPN 2 dan SMPN 3 Bakumpai itu harus ikut UNBK ke SMAN 1 Marabahan.

Untuk SMPN 2 Bakumpai memutuskan siswanya untuk pulang pergi melalui kelotok sungai dari Desa Palingkau Bakumpai ke SMAN 1 Marabahan.

.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved