Pilpres 2019

Sandiaga Bantah Pernah Mengatakan ini, Tunggu Kesempatan Bertemu KH Ma'ruf Amin

Calon Wakil Presiden Nomor Urut 02 Sandiaga Salahudin Uno siap kapan saja bertemu dan berbincang dengan Calon Wapres Nomor Urut 01 KH Ma'ruf Amin.

Sandiaga Bantah Pernah Mengatakan ini, Tunggu Kesempatan Bertemu KH Ma'ruf Amin
BPost Cetak
BPost edisi cetak Jumat (26/4/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Calon Wakil Presiden Nomor Urut 02 Sandiaga Salahudin Uno siap kapan saja bertemu dan berbincang dengan Calon Wapres Nomor Urut 01 KH Ma'ruf Amin.

Kesempatan bertemu langsung dengan Ma'ruf merupakan momen yang sudah lama dia tunggu.

"Kapanpun saya siap. Anytime, kalau beliau telepon ingin ketemu sekarang saya langsung berangkat. Beliau ingin ketemu pukul berapapun saya langsung berangkat," ujarnya saat ditemui di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (25/4).

Pernyataan ini disampaikan di tengah belum pastinya pertemuan antara Capres Nomor Urut 02 Prabowo Subianto dengan Capres Nomor Urut 01 Joko Widodo.

Sandiaga mengatakan sudah meminta bertemu langsung dengan Ma'ruf sejak Agustus 2018.

"Sejak awal kampanye pada Agustus 2018 saya sudah berupaya ketemu beliau lewat Ustadz Yusuf Mansur, tapi belum ada respons. Lalu pada saat kampanye damai saya juga langsung katakan ke beliau untuk bertemu dan minta arahan tapi belum terlaksana. Tentu ini akan jadi momen yang saya tunggu sejak lama," kata mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini.

Baca: Persiapan Nissa Sabyan Jelang Bulan Ramadan & Penjelasan Ustadz Abdul Somad Mendekati Ramadhan 2019

Baca: Perasaan & Perubahan Syahrini Sebelum Reino Barack Akui Istrinya Hamil, Teman Luna Maya Alami Ini

Baca: Segini Total Biaya Liburan Keluarga Anang-Ashanty ke Luar Negeri, Aurel Hermansyah Ungkap Hal Ini

Baca: Westlife Bakal Manggung Lagi di Indonesia, Nicky Byrne: Akan Jadi Pengalaman Berbeda

Sandiaga mengatakan pertemuan kedua pihak yang bersaing di Pemilu 2019 tak perlu menunggu sampai penghitungan suara oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) selesai.

"Saya kira antara saya, Kiai Ma'ruf Amin, Pak Joko Widodo dan Pak Prabowo Subianto harus fokus membicarakan pada temuan masyarakat seperti ada dugaan penambahan dan pengurangan suara, itu harus menjadi fokus kita bersama," ujarnya.

Untuk membahas hal itu menurutnya tak perlu ada perantara (utusan).
Ini merujuk pada tindakan Jowoki mengirim utusan kepada Prabowo untuk membicarakan pertemuan mereka.

"Langsung saja ketemu," katanya.

Halaman
12
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved