Fakta & Mitos Gua Berangin HST

Sarang Burung Walet di Gua Berangin HST Ini Diambil, Namun Sarang Berubah Saat Dibawa Keluar Gua

Di Hulu Sungai Tengah sudah banyak pembudidaya sarang burung walet. Harganya yang mencapai belasan juta rupiah per kilogram membuat warga menjadi sena

Sarang Burung Walet di Gua Berangin HST Ini Diambil, Namun Sarang Berubah Saat Dibawa Keluar Gua
Banjarmasinpost.co.id/eka pertiwi
Gua Berangin Desa Pasting Kecamatan Hantakan Kabupaten Hulu Sungai Tengah. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Siapa yang tidak tergiur dengan harga sarang burung walet.

Bahkan, di Hulu Sungai Tengah sudah banyak pembudidaya sarang burung walet. Harganya yang mencapai belasan juta rupiah per kilogram membuat warga menjadi senang membudidayakan sarang burung walet.

Sarang burung walet tak hanya diperoleh dari budidaya saja. Bahkan, sarang burung walet bisa diambil alam bebas.

Banyak tempat menjadi rumah burung satu ini. Contohnya di Gua Berangin Desa Pasting Kecamatan Hantakan Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Baca: Gunung di Tanahbumbu Ini Awalnya Bernama Jelapat, Dijamin Tak Ada Aura Mistis dan No Mitos Aneh-aneh

Baca: Mitos dan Fakta Seputar Rumah Tusuk Sate, Bawa Aura Negatif Hingga Pengaruhi Keharmonisan

Dalam gua ini dipercaya banyak burung walet yang bersarang. Bahkan, gua ini dipercaya sebagai rumah burung.

Warga Desa Pasting, Budi menceritakan jika di sana terdapat banyak sarang burung. Namun, beberapa tahun lalu, sarang burung yang diambil dari gua tersebut berubah menjadi ampas padi setelah terkena matahari atau keluar goa.

"Di dalam gua ada sarang burung waletnya. Kami menyebutnya sarang burung putih. Tapi saban kali diambil ya berubah menjadi ampas padi. Dan itu terulang terus," katanya. (Banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved