Berita Kabupaten Banjar

Siswa dari 15 Sekolah Ikut Pelatihan Teknologi Pertanian Hidroponik, Begini Responsnya

Meningkatkan penerapan teknologi pertanian modern bercocok tanam dalam hal ini budidaya sayuran secara hidroponik, siswa dari 15 sekolah calon

Siswa dari 15 Sekolah Ikut Pelatihan Teknologi Pertanian Hidroponik, Begini Responsnya
Kiriman Dinas TPH Kabupaten Banjar
Pelatihan Penerapan Teknologi Pertanian Modern bercocok tanam 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Meningkatkan penerapan teknologi pertanian modern bercocok tanam dalam hal ini budidaya sayuran secara hidroponik, siswa dari 15 sekolah calon adiwiyata nasional dan mandiri di Kabupaten Banjar menggelar pelatihan di aula kantor Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Banjar.

Pada 2019 ini Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Banjar untuk program peningkatan produktivitas pertanian melalui kegiatan Pelatihan Penerapan Teknologi Pertanian Modern bercocok tanam ada empat kali pelatihan yakni pelatihan budidaya jamur sebanyak dua kali dan pelatihan budidaya sayuran hidroponik.
Pelatihan hidroponik berkerjasama dengan TP PKK Kabupaten Banjar sebanyak dua kali yakni untuk Kader PKK desa dan sekolah calon adiwiyata Nasional dan Mandiri.

Pelatihan budidaya sayuran secara hidrponik itu menghadirkan narasumber Kepala Seksi Pengkajian dan Penerapan Teknologi Dinas TPH Banjar, Rita Zahara.

Peserta pun antusias mengikuti pelatihan tersebut, dikarenakan di sekolah-sekolah mereka sudah ada instalasi-instalasi hidroponik, namun pemanfaatannya belum maksimal,

Baca: Ternyata Waktu Makan Berpengaruh Terhadap Kesehatan Kita, Riset MRC Ini Buktinya

Baca: Ramadhan 2019, Ini 4 Amalan yang Dianjurkan serta Manfaat Ibadah Puasa untuk Tubuh dan Mental

Baca: Cerita di Balik Bom Bunuh Diri Sri Lanka, Pelaku Ini Frustrasi karena Gagal Ledakan Diri

Baca: 5 Fakta di Balik Pembakaran Sejumlah Kotak Suara, dari Caleg PDIP yang Kecewa hingga Orang Misterius

Baca: Perbedaan Maia Estianty & Mulan Jameela Sikapi Komen Negatif di Sosmed, Eks Ahmad Dhani Lakukan Ini

Kepala Dinas TPH Kabupaten Banjar, M Fachry mengatakan, tujuan dari pelatihan ini membentuk sekolah peduli dan berbudaya lingkungan yang mampu berpartisipasi dan melaksanakan upaya pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan bagi kepentingan generasi sekarang maupun masa depan.

"Juga mewujudkan warga sekolah yang bertanggungjawab dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan melalui tata kelola sekolah yang baik untuk mendukung pembangunan berkelanjutan, dalam hal ini budidaya sayuran hidroponik yang sehat dan bebas pestisida." katanya, Jumat (26/4).

Rita selaku narasumber mengatakan, keberadaan instalasi hidroponik di sekolah akan menjadi nilai tambah pada saat penilaian adiwiyata, apalagi instalasi tersebut dibuat dari barang bekas sehingga secara tidak langsung sudah melakukan upaya penghijauan disekolah.

Seorang peserta dari SMAN Banua, M Fu'ad mengatakan, dengan adanya pelatihan ini dirinya dapat bertukar pikiran dengan yang memang membidangi hidroponik, sebab dengan adanya pelatihan ini menjadi semangat untuk mengembangkan hidroponik kembali.

Hal serupa juga disampaikan oleh Suwarni dari SDN Sungai Paring 1 Martapura.

Dia mengatakan sebenarnya sekolahnya sudah mencoba hidroponik, tetapi hasilnya tidak memuaskan karena disebabkan minimnya pengetahuan tentang hidroponik.

"Melalui pelatihan ini, pihaknya dikenalkan hidroponik secara umum, jenis-jenis tanaman yang bisa dihidroponik, teknik-teknik hidroponik, dan bagaimana dalam membuat larutan serta kami diajarkan cara menyemai yang baik sampai cara penanganan pasca panennya. (Banjarmasinpost.co.id/Hasby)

Penulis:
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved