Fakta & Mitos Gua Berangin HST

Tokoh Masyarakat Pernah Diberi Mimpi Kenapa Sarang Walet Tak Boleh Dibawa Keluar Gua Berangin

Tak hanya sering berubah menjadi ampas padi saat sarang burung walet diambil dan dibawa keluar Gua Berangin.

Tokoh Masyarakat Pernah Diberi Mimpi Kenapa Sarang Walet Tak Boleh Dibawa Keluar Gua Berangin
Banjarmasinpost.co.id/eka pertiwi
Gua Berangin Desa Pasting Kecamatan Hantakan Kabupaten Hulu Sungai Tengah. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Tak hanya sering berubah menjadi ampas padi saat sarang burung walet diambil dan dibawa keluar Gua Berangin. Tapi masyarakat yang mengambil sarang burung walet selalu mengalami sakit.

Diceritakan warga Desa Pasting Kecamatan Hantakan Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Budi, jika tokoh masyarakat di sana pernah diberi mimpi mengapa sarang burung walet selalu berubah meski bisa diambil.

Dibeberkannya, jika sarang burung walet tersebut belum diberi izin oleh penghuni gua.

Menurutnya, jika sarang burung walet bisa diambil dikhawatirkan akan menimbulkan perpecahan di kalangan masyarakat.

Baca: Warga Luar Desa Pasting Juga Pernah Mengambil Sarang, Lagi-lagi Berubah, Ini yang Terjadi Setelahnya

Baca: Sarang Burung Walet di Gua Berangin HST Ini Diambil, Namun Sarang Berubah Saat Dibawa Keluar Gua

Gua Berangin Desa Pasting Kecamatan Hantakan Kabupaten Hulu Sungai Tengah.
Gua Berangin Desa Pasting Kecamatan Hantakan Kabupaten Hulu Sungai Tengah. (Banjarmasinpost.co.id/eka pertiwi)

"Jadi jalau sarang burung atau kekayaan itu dikeluarkan atau dinampakan akan berdampak pada perpecahan. Sehingga sarang burung tersebut tidak bisa diambil," katanya.

Diceritakannya, sudah bertahun-tahun warga di sana tidak lagi mengambil sarang burung walet tersebut.

"Jadi sampai ini kami tak ada yang berani lagi ngambil," ujarnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved