Berita Kotabaru

Wabup Kotabaru Dampingi PLN Kalselteng Survey Titik Jaringan Listrik Bawah Laut

Wakil Bupati Kotabaru H Burhanudin langsung turun bersama PT PLN Kalselteng melakukan survey ke Pulau Sebuku Kabupaten Kotabaru.

Wabup Kotabaru Dampingi PLN Kalselteng Survey Titik Jaringan Listrik Bawah Laut
banjarmasinpost.co.id/man hidayat
Survey Titik Pemasangan Jaringan Listrik Bawah Laut ke Pulau Sebuku 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Setelah melakukan pertemuan dengan pihak PLN Wilayah Kalselteng, Wakil Bupati Kotabaru H Burhanudin langsung turun bersama PT PLN Kalselteng melakukan survey ke Pulau Sebuku Kabupaten Kotabaru, Jumat (26/4/19).

Survey itu dilakukan untuk penentuan titik rencana pembangunan jaringan listrik bawah laut dari Gunung Aru Pulau Laut Timur menuju Pulau Sebuku, menyebrang laut. Survey dilakukan menggunakan kapal speed untuk menentukan titik.

Wakil Bupati Kotabaru bersama pihak PLN dan Perusahaan asal Sebuku. Kondisi saat ini, masyarakat di kecamatan Pulau Sebuku hanya bisa menikmati listrik selama 12 jam dari pukul 18.00 hingga pukul 06.00 wita.

Baca: Naimah Direpotkan Tiga Kali Ganti Aplikasi LPPDK

Baca: Roger Danuarta dan Cut Meyriska Akan Jadi Suami Istri di Ramadhan 1440 H/2019, Ternyata Ini Terjadi

Baca: Eka Rose Full Menghibur di Hotel Roditha Banjarbaru, Nyanyikan Lagu Berbagai Genre

Sebab itu, Wakil Bupati Kotabaru menginginkan agar keinginan masyarakat menikmati listrik selama 24 jam itu bisa dinikmati. Masyarakat terus berkeluh kesh karena listrik tidak menyala disiang hari padahal banyak aktivitas yang bisa dilakukan disiang hari namun harus menunggu malam hari.

Dari hasil survey tersebut, Wakil Bupati Kotabaru H Burhanudin, mengatakan survey yang dilakukan merupakan survey pertama penentuan sejumlah titik oleh PLN. Sehingga, mereka nantinya bisa menetapkan titik yang bisa diambil.

"Jadi penentuan jalur titik jaringan, ada dua opsi yang disurvey dan sekaligus berkoordinasi dengan pemilik IUP karena berada di jalurnya. Jadi ini untuk memudah dan akan berdampak pada masyarakat, " katanya.

Dia mengatakan dengan survey bersama ini diharapkan pemasangan jaringan lebih cepat. Karena disisi lain selain masyarakat bisa menikmati listrik 24 jam, juga kepada perusahaan-perusahaan yang bisa menggunakan listrik.

"Dunia usaha akan berkembang, misaknya PT Silo yang bisa mengoprasikan Similternya yang nantinya akan menyerap banyak tenaga kerja. Dampak lain perekonomian masyarakat akan meningkat, industri-industri lain akan tumbuh, ini bisa menyerap banyak pekerja, " katanya.

Selain itu dengan adanya listrik tersebut, pemerintah juga akan mendapatkan PAD dari pajak penerangan itu. Bila dihitung-hitung, dia memperkirakan bisa mendapatkan PAD Kotabaru sekitar 3 sampai 5 milyar pertahun.

"Pajak penerangan akan didapat daerah, bayangkan bila semua perusahaan menggunakan jasa PLN tentu akan menguntungkan daerah disektor pajak, " katanya.

Sementara itu, Senior Manager Niaga dari Unit Induk Wilayah Kalselteng, Priyo Urianto, mengatakan dari survey itu ada beberapa opsi, dia berkoordinasi dengan calon-calon pengguna listrik. Kemudian hasil-hasil yang ada akan dilihat atau dikaji lagi dengan jalur yang ada untuk segera dibangun.

Baca: Paman Birin Pimpin Apel Kesiapsiagaan Bencana Nasional,  Sebut Relawan dan Pejuang Tanpa Pamrih

Baca: Jadwal Siaran Langsung Akad dan Resepsi Pernikahan Irish Bella dan Ammar Zoni di SCTV

"Setelah titik-titik ini, kami akan lakukan pengkajian dan dari dua opsi jalur yang sudah dipantau, kemydian akan melakukan studi mana yang lebih baik untuk dilaksanakan, " katanya.

Sementara itu, dari perusahaan Sebuku Island menyambut baik, karena dari Wakil Bupati dan pihak PLN yang akan memyambungkan jaringan listrik dari Pulau Laut ke Pulau Sebuku. (banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved