Berita HSS

Warga Kandangan ini Pernah Terjerat Rentenir, Pemkab HSS Melalui BUMDes Beri Pinjaman Syariah

Dua perempuan dari Desa Gambah Dalam Barat, Kecamatan Kandangan menceritakan pengalamannya pernah terlilit utang uang kepada rentenir.

Warga Kandangan ini Pernah Terjerat Rentenir, Pemkab HSS Melalui BUMDes Beri Pinjaman Syariah
Foto Kominfo HSS
Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS) H Achmad Fikry mencanangan pertanian padi organik pada Kelompok Tani Budi Bakti di Desa Gambah Dalam Barat, Kecamatan Kandangan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Dua perempuan dari Desa Gambah Dalam Barat, Kecamatan Kandangan, Hulu Sungai Selatan menceritakan pengalamannya pernah terlilit utang uang secara kredit kepada rentenir.

Lalu betapa beratnya mereka mencicil kredit dengan bunga "mencekik" sampai 30 persen yang dibayar harian. Namun hal tersebut terpaksa dilakukan karena butuh modal cepat dan prosesnya mudah untuk usaha.

Dua orang ibu tersebut adalah, Ibu Jastan dan Endang Asmawati. Mereka mengaku berutang kepada rentenir yang menawarkan kredit uang dengan cepat tanpa administrasi yang rumit. Tapi, bunga yang dikenakan rentenir itu pun, tidak fair.

Baca: Bacaan Doa Nabi Muhammad SAW Sambut Bulan Puasa dan Artinya, Cocok untuk Ramadhan 1440H/2019

Baca: 15 Parpol Belum Menyampaikan LPPDK, Ketua KPU : Baru PKB Melaporkan

Baca: Ciuman Naomi Zaskia ke Pipi Sule Tertangkap Kamera Saat Ayah Rizky Febian Liburan Bareng Keluarga

Pengalaman tersebut disampaikan dua ibu tadi, saat Penmkab HSS melaksanakan Pencanangan dan Sosialisasi desa bebas rentenir, Jumat (26/4/2019).

Pencanangan dilakukan di tiga desa di Kecamatan Kandangan, yaitu Desa Lungau, Gambah Dalam Barat dan Bangkau, masing-masing di Kantor Desa, dihadiri jajaran pemerintahan kecamatan, pemerintahan Desa dan Pemerintahan Kabupaten HSS. Hadir pula dari Baznas HSS, dan ulama.

Menanggapi hal tersebut, Bupati HSS H Achmad Fikry meminta agar masyarakat mengubah pola pikir agar tak terjebak rentenir dengan iming-iming menggiurkan.

Pemkab HSS, jelas Fikry melalui program Desa Bebas Rentenir berupaya agar masyarakat tak lagi terjerat utang dengan bunga tinggi. Pada kesempatan itu, dua orang ibu yang terjerat rentenir tadi diberi bantuan modal. Juga memberikan piagam penghargaan kepada Tiga orang warga, dari desa Lungau, Gambah Dalam Barat, serta Desa Bangkau.

Bupati mengapresiasi langkah jajaran kecamatan Kandangan yang berupaya mengatasi praktek rentenir di HSS. Fikry berharap upaya ini menjadi langkah awal mengurangi hingga menghentikan praktek rentenir yang merugikan masyarakat golongan ekonomi lemah tersebut, meski butuh waktu. Fikry pun meminta, masyarakat di tiga desa tersebut tak lagi bepikir mengatasi masalah keuangan dengan meminjam ke rentenir. Termasuk ibu Jastan dan Asmawati, dia berharap bantuan modal dari Pemkab HSS membuat usaha mereka lancar.

"Saya juga menyampaikan terimakasih pada para pengusaha daerah dan alim ulama yang menguatkan tiga pilar, yaitu ulama, umara dan agnia (pengusaha). Orang-orang mampu atau gologan agniya saya imbau agar membantu pengentasan kemiskinan di daerah,"katanya.

Camat Kandangan, Ronaldy Prana Putra melaporkan, rentenir yang memberi pinjaman kepada masyarakat baik berbadan hukum resmi, atau tidak resmi dengan bunga tinggi.

Halaman
12
Penulis: Hanani
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved