Berita Banjarmasin

Antara Youtube Dan Televisi Bagi Anak-anak, Psikolog FK ULM Ingatkan Ortu Akan Hal Ini

Dengan berbagai konten hiburan melalui visual membuat anak semakin betah menonton youtube dibandingkan menonton televisi dengan tontonan terjadwal.

Antara Youtube Dan Televisi Bagi Anak-anak, Psikolog FK ULM Ingatkan Ortu Akan Hal Ini
banjarmasinpost.co.id/khairil rahim
Sukma Noor Akbar, Psikolog ULM?. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Tak dapat dipungkiri saat ini youtube merupakan media yang banyak ditonton oleh anak-anak. Dengan kemudahannya dalam mengakses, orangtua terkadang "menjejali" anaknya agar anak bisa tenang, bisa duduk manis dan tidak menganggu orangtua bahkan sebagai media untuk menghentikan anak menangis.

Dengan berbagai konten hiburan melalui visual membuat anak semakin betah untuk menonton youtube dibandingkan menonton televisi dengan tontonan yang sudah terjadwal.

Youtube memudahkan anak menonton hiburan kapanpun sesuai dengan kehendak anak.

Sukma Noor Akbar, Psikolog Klinis FK ULM, mengatakan, di era serba digital ini setiap teknologi akan mengakibatkan efek positif maupun negatif sehingga orangtua perlu lebih bijak dalam memilah konten-konten mana yang sesuai dengan usia anak.

Baca: Pernikahan Irish Bella-Ammar Zoni Ditayangkan Live Streaming SCTV, Syahrini dan Reino Barack?

Banyak efek positif dalam penggunaan youtube, anak akan lebih mudah mengingat karena tampilan visual maupun animasi dari youtube memudahkan anak dengan cepat meniru gerak dan suara, termasuk misalnya membuat anak banyak mendapatkan kosa kata dalam bahasa asing, sehingga anak juga mendapatkan pembelajaran dari konten hiburan dari youtube.

Orangtua juga bisa mendampingi, mengulang kosa kata bahasa asing dan turut bermain dengan anak supaya orangtua-anak memiliki kedekatan dan waktu yang berkualitas serta membuat anak menjadi lebih terarah dalam menggunakan konten.

Apalagi untuk anak prasekolah pertumbuhan kognitifnya sangat pesat, pendampingan anak menjadi mutlak untuk membentuk karakter anak yang cerdas dan sesuai dengan norma agama dan masyarakat.

Baca: Pedangdut Ayu Ting TIng dan Via Vallen Raih Piala di SCTV Music Awards 2019, Ini Kategorinya

Namun yang perlu diperhatikan untuk anak prasekolah sebaiknya penggunaan smartphone maksimal 2 jam sehari untuk menghindari ketergantungan anak terhadap smartphone.

Selain konten-konten pembelajaran yang didapat dari youtube, sosialisasi anak dengan lingkungan sekitar juga merupakan bagian penting untuk mengoptimalisasi tumbuh kembang anak sehingga anak juga perlu keseimbangan dalam penggunaan teknologi dan lingkungannya.

(banjarmasinpost.co.id/salmah saurin)

Penulis: Salmah
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved