Berita Kabupaten Banjar

Baijuri, Siswa SD Korban Tenggelam di Sungai Arfat Karangintan Ditemukan, Begini Kondisinya

Baijuri, siswa SD korban tenggelam di Sungai Arfat Karangintan Kabupaten Banjar, akhirnya ditemukan, Minggu (28/4) sekitar pukul 10.24 wita.

Baijuri, Siswa SD Korban Tenggelam di Sungai Arfat Karangintan Ditemukan, Begini Kondisinya
HO/Polsek Karangintan.
Baijuri, siswa SD korban tenggelam di Sungai Arfat, Karangintan, Kabupaten Banjar, ditemukan meninggal dunia. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA — Baijuri, siswa SD korban tenggelam di Sungai Arfat Karangintan akhirnya ditemukan, Minggu (28/4) sekitar pukul 10.24 wita. Saat ditemukan, mulut korban mengeluarkan busa dan sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Kapolsek Karangintan, Ipda Samsudi melalui Kanit Reskrim, Aipda Hadi P membenarkannya. Saat ini dirinya sedang berada di lokasi kejadian bersama dengan anggota, relawan dan masyarakat setempat.

“Ini saya di lokasi, benar sudah ditemukan,” pungkas Aipda Hadi P, Minggu (28/4).

Info didapat, Baijuri setelah mandi dipinggir sungai kemudian memasang celana dan tergelincir hingga akhirnya tercebur dan tenggelam. Kejadiannya diprediksi pukul 06.30 wita.

Hadi menjelaskan, Pada Minggu (28/4) sekitar pukul 06.30 wita di desa sungai Arfat Rt.03 Kecamatan Karangintan Kabupaten Banjar telah terjadi korban anak tenggalam.

Baca: Murid SD Tenggelam di Sungai Arfat Karangintan, Polsek, Relawan dan Warga Masih Lakukan Pencarian

Baca: Ibu Buang Bayi di Bawah Pohon Terong Asam, Buntok Kalteng, Titip Pesan Lewat Surat, Ini Bunyinya

Baca: Nikita Mirzani Melahirkan Bayi Laki-laki, Ini Sosok yang Mengazani Putra Dipo latief

Kejadian berawal ketika itu korban sedang mandi di sungai sendirian tiba-tiba terpeleset dan jatuh kesungai langsung tenggalam, korban diketemukan sekitar jam 10.00 Wita di sekitar tempat korban terjatuh oleh Tim Rescue Kabupaten Banjar.

Beberapa hari lalu, tepatnya Selasa (23/4) seorang Desa Awangbangkal Timur RT 4 Kecamatan Karangintan Kabupaten Banjar, Masliyah (65) ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di aliran sungai desa tersebut, diduga karena tenggelam, pihak keluarga pun menolak dilakukan otopsi. (Banjarmasinpost.co.id/Hasby)

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved