Berita Tanahbumbu

Kadinkes Tanahbumbu Sebut Rp 2,9 Miliar untuk Pembangunan UTD di Kawasan Gunung Tinggi

Kadinkes Tanahbumbu HM Damrah menyebut, tahun ini di kawasan Gunung Tinggi dibangun unit transfusi darah (UTD) senilai Rp 2,9 miliar.

Kadinkes Tanahbumbu Sebut Rp 2,9 Miliar untuk Pembangunan UTD di Kawasan Gunung Tinggi
banjarmasinpost.co.id/helriansyah
Kepala Dinas Kesehatan Tanahbumbu HM Damrah 

BANJARMASINPOST.CO.ID,BATULICIN - Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Tanahbumbu HM Damrah menyebut, tahun ini di kawasan Gunung Tinggi dibangun unit transfusi darah (UTD) senilai Rp 2,9 miliar.

Pembangunan UTD sekarang mulai dikerjakan bersumber dari anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) 2019, selain ada beberapa mega proyek lainnya yakni rehab dan penyempurnaan puskesmas di beberapa kecamatan.

Menurut Damrah, dari beberapa proyek besar tersebut ada satu di antaranya bersumber dari anggaran pendapatan belanja negara (APBN).

Ia merincikan beberapa proyek tersebut antara lain, puskesmas Simpang Empat nilai anggaran Rp 7,4 miliar.

Rehab puskesmas kecamatan Mentewe dengan nilai anggaran Rp 10,6 miliar, serta puskesmas Giri Mulya kecamatan Kuranji senilai Rp 2,1 miliar.

Baca: KABAR DUKA! Ibu AA Gym Meninggal Dunia, Arie Untung Ucap Duka Cita untuk KH Abdullah Gymnastiar

Baca: BREAKING NEWS : Bahu Penjual Sayur Tembus Ditembak Diduga Begal di Desa Jilatan, Tanahlaut

Baca: Ganti Nama Jadi Bu Anton, Abon Ikan Haruan dan Sambal Goreng Ikan Asin Dibanderol Mulai Rp 22.000

"Pembangunan UTD tahun ini, lokasinya di Gunung Tinggi dekat masjid Agung," ujar Damrah kepada banjarmasinpost.co.id, kemarin.

Ditambahkan dia, selain pembangunan UTD dan penyempurnaan bangunan puskesmas di beberapa kecamatan. Tahun ini, juga mengalokasikan anggaran untuk pembangunan dua pos kesehatan.

Yaitu pos kesehatan Kelurahan Tungkaran Pangeran dan pos kesehatan Kelurahan Gunung Tinggi dengan anggaran lebih kurang Rp 375 juta.

"Jadi yang semuanya dibiayai APBD," jelas Damrah kepada banjarmasinpost.co.id.

Kecuali puskesmas Teluk Kepayang yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) atau APBN senilai Rp 2,2 miliar. Kegiatan berupa penambahan ruangan dan ada sebagian rehab.

Baca: Suami Cut Tari Bongkar Alasannya Bercerai Usai Hotman Paris Bongkar Fakta Video Mesum Ariel NOAH

Baca: Fahrurrazi Buka Donasi untuk Biaya ke Dokter Hingga Carikan Pengadopsi Kucing Jalanan

Baca: ASN Terbukti Korupsi Dipecat Bertahap dari 2015-2017, Data Pemkab Tala Sudah Bersih di Kemendagri

Masih menurut Damrah sekarang ini sudah ada 14 puskesmas, hampit semuanya sudah dilakukan peningkatakan.

"Kecuali baru tahun ini seperti Simpang Empat, Mentewe dan Gili Mulya, dan Teluk Kepayang diperbaiki. Kalau Sebamban 2 tahun ini (puskemas) dibangunkan pihak ketiga melalui dana CSR Rp 24 miliar secara bertahap," pungkasnya.

(BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah)

Penulis: Herliansyah
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved