Berita HSS

Kerugian Perusakan Pot Tanaman di Taman Darmansyah Zauhidie Capai Jutaan Rupiah

Perusakan pot tanaman hias di trotoar depan taman Darmansyah Zauhidie, Pemkab HSS rugi jutaan rupiah.

Kerugian Perusakan Pot Tanaman di Taman Darmansyah Zauhidie Capai Jutaan Rupiah
istimewa/dispera KPLH HSS
Petugas taman kota dari Dispera KPLH HSS langsung mengamankan tanaman hias setelah potnya dirusak, Jumat malam lalu. Lokasi eks penempatan pot tanaman hias, depan Taman Darmasyah Zauhidie yang kembali bersih, meski pasca dirusak. 

 BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN- Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman dan Lingkungan Hidup (Dispera KPLH) Hulu Sungai Selatan mengakui , akibat perusakan pot tanaman hias di trotoar depan taman Darmansyah Zauhidie, Pemkab HSS rugi jutaan rupiah.

Pasalnya, satu pot tanaman hias dari semen plus tanah subur dan tanaman hiasnya seharga Rp 1,1 juta. Ada tujuh pot yang dirusak, namun untuk tanamannya langsung diselamatkan.

 “Setelah peristiwa perusakan itu, langsung kami bersihkan. Tanaman dan tanahnya langsung kami bawa ke nursery plant Bidang PPSU, Kantor  Dispera KPLH. Potnya sudah tidak bisa diperbaiki lagi karena kondisinya remuk. Besok (Senin) kami lakukan reposisi pot yang ada. Soalnya untuk menggantinya, persediaan pot sudah tidak ada,”kata  Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Utilitas Dispera KPLH HSS Mahyuni, kepada Banjarmasinpost.co.id, Minggu (28/4/2019).

Disebutkan, reposisi pot yang ada di tempatkan di tempat yang sama, dengan harapan tetap memberikan keindahan dan rasa nyaman bagi masyarakat HSS.

Baca: Usai Ikuti Seminar, Linda Kepincut Berbisnis di Online, Kenapa Ya?

Baca: Truk Bermuatan Galian C Terbalik, Muatan Berhamburan di Badan Jalan, Supirnya Syok

Baca: Bencana Tanahlongsor di Lampung Timbun Satu Keluarga, Enam Korban Tewas

“Nanti jika dananya ada, kami anggarkan kemudian untuk mengganti pot yang rusak,”kata Mahyuni.

Mengenai kegiatan rutin penyiraman tanaman dengan cara penyemprotan dengan mobil tangki, memang dilaksanakan rutin dan terjadwal.

“Jadwalnya, malam hari setelah salat isya. Sampai sekarang tidak ada laporan dari tim teknis taman yang melaporkan terkait insiden sebelum perusakan pot tanaman di trotoar. Saat menyiraman, percikan air mungkin saja ada yang mengenai pengujung taman. Tapi kami pastikan itu bukanlah kesengajaan,”tambah Mahyuni.

 Mahyuni  pun meminta pengertian masyarakat, jika saat tim perawatan taman melaksanakan tugas rutin penyiraman tamanan hias maupun tanaman peneduh, agar memaklumi atau memaafkan apabila terkena percikan airnya, karena tak ada yang disengaja.

“Mereka hanya melaksanakan tugas. Kalau bisa saat penyiraman, jika tak ingin terkena percikan air lebih baik menghindar sebentar, dan bisa kembali lagi bersantai di taman setelah selesai,”katanya.

 Seperti diberitakan sebelumnya, dua pria, warga Jalan Singakarsa, Kandnagan Barat, M Thalhah (37) dan  Riswan Jalan Harapan, Kandangan Barat  ditangkap Unit Jatanras dan Satintelkam Polres HSS, JUmat malam, karena merusak pot tanaman hias di atas trotoar, di depan Taman Darmansyah Zauhidie, Kandangan atau seberang Bank Kalsel.

Baca: Daftar Mitos Puasa Saat Ramadan, Ini yang Harus Dilakukan Ketika Jalani Ramadhan 2019

Baca: Demi Putri Gading Marten dan Gisella Anastasia, Wanita Ini Rela Berangkat dari Semarang ke Surabaya

  Kapolres HSS AKBP Dedy EKa Jaya, melalui Kasubbag Humas Pemkab HSS menjelaskan, berdasarkan keterangan kedua pelaku, tujuh pot yang di rusak dengan cara ditendang tersebut motif atau penyebabnya karena keduanya tersinggung.

Saat duduk santai di sekitar taman, petugas pemeliharaan dan kebersihan taman melakukan penyiraman dengan cara menyeprot dengan air, hingga terkena percikan air tersebut. Taman di lokasi tersebut, ramai dikunjungi warga pada malam hari, karena dilengkapi bangku taman di sepanjang trotoar.

 (banjarmasinpost.co.id/ hanani)

 

Penulis: Hanani
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved