Kriminalitas Kalteng

Warga Muara Teweh Jadi Korban Penipuan, Beli HP Lewat Online Uang Rp16 Juta Lenyap

Rolly warga Baru kena tipu saat ingin membeli telepon selular (Ponsel) melalui media online dalam satu transaksi yang dilakukan, Kamis (25/4/2019).

Warga Muara Teweh Jadi Korban Penipuan, Beli HP Lewat Online Uang Rp16 Juta Lenyap
banjarmasinpost.co.id/tribunnews.com
Ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MUARATEWEH - Tidak berhati-hati dan tidak cermat memilih tempat atau sarana yang bisa dipercaya untuk membeli barang secara online membuat salah seorang warga Barito Utara (Barut) , Kalteng kehilangan uang hingga Rp16 juta rupiah.

Rolly (22) warga Jalan Merdeka Raya Kelurahan Pendang Kecamatan Dusun Utara, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, kena tipu saat ingin membeli telepon selular (Ponsel) melalui media online dalam satu transaksi yang dilakukan, Kamis (25/4/2019).

Kepada pihak berwajib, Rolly, mengatakan, dia sama sekali tidak menyangka akun di media sosial tersebut ternyata penipu, yang menawarkan berbagai merek telepon selular dengan harga murah, setelah uang di transfer hingga tujuh kali sampai nilai total mencapai Rp16 juta ternyata barang tidak dikirim.

Dia menceritakan, saat melakukan komunikasi melalui media online pelaku memperkenalkan bernama Muhanmad Rizki, yang menawarkan berbagai mereka telepon selular dengan harga murah sehingga dia tertarik untuk membelinya hingga mengirimkan uang hingga tujuh kali lewat rekening BRI dan Bank Mandiri.

Baca: Temuan Bayi dalam Kardus di Bawah Pohon Terong Asam Hebohkan Warga Buntok Kalteng

Baca: Tak Ada Hubungan Bisnis, Daimler Bingung Melihat Kim Jong Un Menggunakan Limosin

Baca: Razi Beri Makan Sampai 60 Ekor Dalam Semalam, Kucing Jalanan Sampai Hapal Kedatangannya

Dikatakan, saat melakukan transaksi hingga dengan seseorang yang mengaku bernama Muhammad Rizki, tersebut, dia percaya begitu saja, hingga uang dikirim sebanyak Rp16 juta untuk membeli sebanyak lima unit telepon selular.

"Ditunggu malah sampai sekarang barangnya ga datang- datang , HP nya pun sudah ga aktif lagi, sehingga melaporkan ke polisi," ujarnya.

Sementara itu, Kabid Humas Pold Kalteng, Kombes Pol Hendra Rochmawan, Minggu (28/4/2019) mengatakan, saat ini polisi masih menangani kasus penipuan transaksi barang nelalui media online tersebut dan meminta warga berhati-hati dalam membeli barang melalui media online agar terhindar dari penipuan. (banjarmasinpost.co.id /faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved