Berita Regional

Keracunan Makanan Pesta Ulang Tahun, 16 Warga Dilarikan ke Rumah Sakit

Sebanyak 16 warga Kota Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur ( NTT), dilarikan ke rumah sakit setempat karena keracunan

Keracunan Makanan Pesta Ulang Tahun, 16 Warga Dilarikan ke Rumah Sakit
Shutterstock
Ilustrasi keracunan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KUPANG - Sebanyak 16 warga Kota Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur ( NTT), dilarikan ke rumah sakit setempat karena diduga keracunan makanan.

"Kejadiannya setelah acara perayaan ulang tahun di rumah seorang warga bernama MF di Kampung Mnelafau, Kelurahan Kobekamusa, Kecamatan Kota Soe," ungkap Kasat Reskrim Polres TTS Iptu Jamari, kepada Kompas.com, Minggu (28/4/2019) malam.

Jamari menyebut, berdasarkan pengakuan dari Aksamina Misa yang menjadi salah satu korban keracunan, kejadian itu bermula saat acara makan malam yang dimulai sekitar pukul 19.00 Wita, Sabtu (27/4/2019).

Setelah selesai makan malam dilanjutkan dengan acara bebas. Pada Minggu dini hari tadi sekitar pukul 01.00 Wita, Aksamina pulang ke rumahnya.

Baca: Jelang MotoGP Spanyol 2019 - Bos KTM Tech 3 Tegur Hafizh Syahrin yang Tampil Mengecewakan

Baca: Manchester City Tampil Beringas saat Lawan Burnley, Rebut Tahta Klasemen Liga Inggris dari Liverpool

Sekitar pukul 01.30 Wita, Aksamina merasakan pusing kepala, sakit perut, mencret, kemudian muntah hingga pukul 06.00 Wita

Kemudian pada sore tadi sekitar pukul 15.00 Wita, Aksamina lalu dijemput oleh keluarganya dengan menggunakan mobil pikap menuju RSUD Soe guna mendapatkan penanganan medis.

Saar berada di rumah sakit, ternyata sudah ada 15 orang tetangga dan kerabat lainnya yang diduga menjadi korban keracunan.

Selain 16 orang, terdapat lima orang lainnya yang juga mengalami keracunan, saat ini menjalani rawat inap di Gereja Eklesia Sabkiki di Kelurahan Kobekamusa.

"Berdasarkan hasil diagnosa dokter, para korban mengalami intoleransi makanan. Saat ini keadaan para korban sudah semakin membaik," ujar Jamari.

Untuk mengetahui secara pasti penyebab keracunan makanan, perlu dilakukan pemeriksaan laboratorium dari sampel makanan maupun feses dari para korban.

Hai Guys! Berita ini ada juga di KOMPAS.com

Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved