Melihat Program Unik Sekolah di Balangan

SMAN 2 Juai Kembangkan Tanaman Langka, Harus Tunggu Biji Setahun Sekali untuk Bisa Menanam Buah Ini

Melestarikan tanaman langka, terutama buah lokal yang jarang ditemui menjadi satu cara yang dilakukan SMAN 2 Juai, Kabupaten Balangan

SMAN 2 Juai Kembangkan Tanaman Langka, Harus Tunggu Biji Setahun Sekali untuk Bisa Menanam Buah Ini
SMAN 2 Juai Balangan
SMAN 2 Juai, Balangan lestarikan angrek langka ini. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Melestarikan tanaman langka, terutama buah lokal yang jarang ditemui menjadi satu cara yang dilakukan SMAN 2 Juai, Kabupaten Balangan, Kalsel, untuk turut menjaga lingkungan.

Saat ini sudah dilakukan pengelolaan tanaman buah lokal yang memang asli berasal dari Kabupaten Balangan.

Kepala SMAN 2 Juai, Baihaki, Minggu (28/4/2019), menyampaikan, sekolahnya memiliki program fokus berbasis lingkungan pelestarian tanaman langka.

Salah satunya melestarikan tanaman buah-buah lokal asli daerah, seperti buah Bubuku, Pitanak, Kadupar, Maritam, Mundar, Mahrawin dan lainnya.

Baca: Nekat Kumpulkan Kotoran Kelelawar dari Gua Gunung Batu, SMA di Balangan Ini Bikin Pupuk Organik

Baca: Hujan Petir Landa Banjarmasin Siang, Inilah Prakiraan Cuaca BMKG 32 Kota Lainnya Hari ini

Baca: Penampakan Aneh Bayi Nikita Mirzani & Dipo Latief yang Lahir, Sahabat Billy Syahputra Tulis Ini

Uniknya dalam pelestarian buah lokal ini, untuk mendapatkan bibitnya harus menunggu hingga satu tahun setelah datangnya musim buah.

"Kalau untuk buah lokal dipastikan setahun sekali baru dapat, kalau dapat pohon anaknya biasanya agak sulit hidupnya perlu penanganan khusus di banding menanam biji," jelasnya.

Dari usaha yang dilakukan ini, di halaman sekolah pun sekarang sudah tumbuh beberapa tanaman buah lokal dan juga ada yang sedang dalam proses pembibitan.

Dengan begitu ini menjadi satu upaya untuk ikut melestarikan tanaman buah lokal yang sekarang sudah mulai susah ditemukan. (banjarmasinpost.co.id/dony usman)

Penulis: Dony Usman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved