Berita Tapin

Tak Diganti Rugi, Warga Pipitak Jaya Piani Ngotot Tutup Akses Jalan Pembangunan Bendungan Tapin

Pembangunan Bendungan Tapin di Desa Pipitak Jaya, Kecamatan Piani, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan, menuai protes.

Tak Diganti Rugi, Warga Pipitak Jaya Piani Ngotot Tutup Akses Jalan Pembangunan Bendungan Tapin
Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid
Kasful Anwar, perwakilan warga Desa Pipitak Jaya, Kecamatan Piani, Tapin memberikan keterangan kepada para wartawan seusai pertemuan di Kantor Bupati Tapin soal ganti rugi lahan, Senin (29/4/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Pembangunan Bendungan Tapin di Desa Pipitak Jaya, Kecamatan Piani, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan, menuai protes.

Akses jalannya ditutup warga pemilik lahan, sejak lima hari yang lalu. Itu karena pemilik lahan ingin kejelasan penyelesaian pergantian harga lahan mereka yang terdampak pembangunan bendungan Tapin.

"Sudah lima hari ini kami tutup akses jalan menuju lokasi pembangunan bendungan. Bukan kami menghalangi pembangunan. Tapi ada hak kami yang belum dipenuhi," ujar Kasful Anwar, tokoh masyarakat Desa Pipitak Jaya kepada sejumlah wartawan.

Kasful mengaku sekitar 330 bidang lahan milik warga yang terkena proyek pembangunan bendungan Tapin dan akan ditenggelamkan, belum mendapatkan ganti rugi lahan.

"Kami tidak ingin seperti kasus di Riam Kanan hingga kini masih ada warga yang belum mendapatkan ganti rugi lahan mereka," katanya.

Baca: Gelapkan 668 Karung Raskin, Aparatur Desa di Lokbaintan Ini Dijebloskan ke Sel Polres Banjar

Baca: 25 Siswa Banjarbaru Ikut UNBK Susulan, Namun Siswi Ini Tetap Tak Hadir karena Ada Urusan Keluarga

Baca: Bawaslu Kalsel : Pemungutan Suara Ulang Tak Turunkan Angka Partisipasi Pemilih di Kalsel

Kasful bersama puluhan warga mendatangi Kantor Bupati Tapin di Jalan Brigjend Hasan Basri, Kelurahan Rantau Kiwa, Kecamatan Tapin Utara, Senin (29/4/2019).

Tujuan kedatangan mereka untuk menghadiri musyawarah pasca aksi penutupan akses jalan menuju lokasi pembangunan bendungan Tapin di Desa Pipitak Jaya, Kecamatan Piani.

Namun, hasil pertemuam di Kantor Bupati Tapin itu untuk menentukan tahapan musyawarah bentuk ganti kerugian yang akan dilaksanakan pada 9 Mei 2019 mendatang.

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Tapin diwakili Kepala Seksi Pengadaan Lahan pada Kantor Pertanahan Kabupaten Tapin, Aries.

Aries enggan memberikan data terkait pembebasan lahan di lokasi pembangunan bendungan Tapin dengan alasan sebelum mendapatkan persetujuan dari pimpinannya.

"Saya hanya mewakili pimpinan dalam pertemuan tersebut," katanya karena Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Tapin sedang rapat di Kantor Wilayah di Banjarmasin. (banjarmasinpost.co.id/ mukhtar wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved