Berita Nasional

Bapppenas : Biaya Pemindahan Ibu Kota ke Luar Jawa Sekitar Rp 323- Rp 466 Triliun, Ini Rinciannya

Dibutuhkan biaya sekitar Rp323 – Rp466 triliun untuk memindahkan ibu kota negara dari Jakarta ke kota lain di luar Pulau Jawa.

Bapppenas : Biaya Pemindahan Ibu Kota ke Luar Jawa Sekitar Rp 323- Rp 466 Triliun, Ini Rinciannya
(KOMPAS.com/ESTU SURYOWATI)
Menteri PPN/ Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro. (KOMPAS.com/ESTU SURYOWATI) 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Presiden Joko Widodo memutuskan akan memindahkan Ibu Kota Pemerintahan RI luar Pulau jawa dalam rapat terbatas kabinet yang digelar Senin (29/4/2019) pagi tadi.

Jokowi juga mempersilakan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional Bambang Brodjonegoro untuk memaparkan kajiannya soal pemindahan ibu kota ini.

Dibutuhkan biaya sekitar Rp323 – Rp466 triliun untuk memindahkan ibu kota negara dari Jakarta ke kota lain di luar Pulau Jawa.

Hal itu disampaikan oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencana Pembangunan Nasional (Bappenas) saat rapat terbatas membahas tindak lanjut rencana pemindahan ibu kota di kantor Presiden, Jakarta, Senin (29/4/2019).

Dikutip TribunSolo.com dari laman Setkab, Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan ada dua skenario memindahkan ibu kota ke luar Jawa.

Baca: Ibu Kota Pindah ke Luar Jawa, Sutopo BNPB Rekomendasikan Pulau Kalimantan. Ini Pertimbangannya

Skenario pertama, di mana tidak ada resizing jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN), seluruh ASN pemerintah pusat pindah ke ibu kota baru, dengan menggunakan data 2017 akan dibutuhkan ibu kota baru dengan penduduk perkiraannya 1,5 juta.

Jumlah ini terdiri dari anggota eksekutif, legislatif, yudikatif, Polri, TNI kemudian anggota keluarganya.

“Dengan penduduk 1,5 juta, pemerintahan akan membutuhkan 5% lahan, ekonomi 15%, sirkulasi infrastruktur 20%, pemukiman 40% dan ruang terbuka hijau 20%, diperkirakan dibutuhkan lahan sampai atau minimal 40.000 hektare untuk estimasi atau skenario yang pertama,” jelas Bambang.

Skenario kedua apabila ketika pemindahan ada resizing dari ASN, di mana ASN-nya yang pindah itu 111 ribuan, ditambah Polri/TNI, anggota keluarganya menyesuaikan dengan 4 anggota keluarga, pelaku ekonominya 184.000, jumlah penduduk di bawah satu juta, tepatnya 870.000 dibutuhkan kira-kira lahan dengan peruntukan persentase pemakaian yang sama, maka diperlukan lahan lebih sedikit yaitu 30.000 hektar.

“Dari situ kita mencoba membuat estimasi besarnya pembiayaan tadi."

Halaman
1234
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved