Berita Banjarbaru

Mahasiswi ULM Ini Turun ke SMPN 3 Banjarbaru, Sebut Pornografi Sebabkan Kerusakan Lima Bagian Otak

Tim Program Kreatifitas Mahasiswa Pengabdian Masyarakat (PKM-M) ULM melaksanakan program pemberdayaan di SMPN 3 Banjarbaru.

Mahasiswi ULM Ini Turun ke SMPN 3 Banjarbaru, Sebut Pornografi Sebabkan Kerusakan Lima Bagian Otak
istimewa/Aulia Ulfa
Tiga mahasiswa yang tergabung dalam Tim PKM-M ULM meberikan pembelajaran kepada puluhan siswa di SMPN 3 Banjarbaru 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN- Tim Program Kreatifitas Mahasiswa Pengabdian Masyarakat (PKM-M) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) melaksanakan program pemberdayaan di SMPN 3 Banjarbaru.

Kagiatan berjudul “Program Komunitas Anti Pornografi Berbasis Metode Pepermint di SMPN 3 Banjarbaru” melibatkan Aulia Ulfa, Gina Chairina Jahra dan Eva Mujiarahmah.

Ketiganya merupakan mahasiswa dari Program Studi Kesehatan Masyarakat. Tentunya dalam tugas tersebut dosen pembimbing mereka, Fauzie Rahman turut terlibat.

Baca: Jadwal Siaran Langsung Liga Champion Malam Ini di RCTI, Tottenham vs Ajax Buka Babak Semifinal

Baca: Tutup Trail Game Pantai Gedambaan, Bupati Sayid Jafar Minta Crosser Terus Berlatih

Baca: Istri SBY, Ani Yudhoyono Berpuasa Saat Ramadhan 1440 H? Simak Manfaat Puasa untuk Penderita Kanker

Kepada Banjarmasinpost.co.id, Selasa (30/4/2019), Ketua Tim PKM-M, Aulia Ulfa mengatakan kalau program pemberdayaan masyarakat itu tujuannya meningkatkan pengetahuan.

Selain itu juga sikap dan perilaku untuk menghindarkan diri dari pengaruh pornografi serta perilaku menyimpang seks di lingkungan sekitarnya.

“Saat ini banyak permasalahan terkait kesehatan reproduksi remaja terjadi. Misalnya saja kehamilan yang tidak diinginkan, seks bebas, dan penyakit infeksi menular seksual," ucap Aulia.

Hal itu sebutnya dapat terjadi karena pengaruh dari konsumsi konten pornografi. Terutama pada remaja yang sekarang cenderung banyak menghabiskan waktunya di depan handphone.

Ditambah lagi adanya kemungkinan mengakses konten pornografi yang membuat timbul dorongan kuat dari diri mereka untuk meniru apa yang telah dilihat.

Program tersebut dijelaskan Aulia berlangsung secara berkelanjutan. Terdapat tiga metode dalam proram itu, yakni pepermint (peer educator, peer counselor, serta motivational interviewing).

"Program ini dilaksanakan dengan pemilihan dan pembentukan konselor yang nantinya berfokus kepada konseling dan edukasi terhadap teman sebaya," jelas Aulia.

Halaman
123
Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved