Berita Kalteng

Palangkaraya Calon Kuat Jadi Ibu Kota Pemerintahan RI, Ini Tanggapan Warga Kota Cantik

Wacana Pemindahan Ibu Kota Pemerintahan RI akan ditempatkan ke luar Jawa menjadi pembicaraan hangat terlebih bagi warga Palangkaraya

Penulis: Fathurahman | Editor: Hari Widodo
(banjarmasinpost.co.id/faturahman)
Jembatan Kahayan merupakan salah satu Ikon Kota Palangkaraya, Kalteng, yang Jadi Calon Kuat Ibu Kota Pemerintahan RI 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Wacana Pemindahan Ibu Kota Pemerintahan Republik Indonesia akan ditempatkan ke luar Jawa  menjadi pembicaraan hangat terlebih bagi warga Palangkaraya Provinsi Kalimantan Tengah.

Warga Kota cantik itu, menyambut antusias rencana tersebut apalagi disebut-sebut Kota Palangkaraya menjadi rencana pemindahan pusat Ibu Kota tersebut.

Tanggapan masyarakat Kalteng sangat positif terkait hal tesebut, bahkan lahan Palangkaraya yang masih luas ditambah kabupaten sekitarnya yakni Katingan dan Gunungmas, turut mendukung rencana pemindahan tersebut, karena pasti akan berdampak positif bagi Kalteng.

Baca: Demam Avengers Tak Hanya Memadati Bioskop, Cafe Tematik Marvel pun Ikut Terkena Imbasnya

Baca: Jadwal Siaran Langsung Liga Champion Malam Ini di RCTI, Tottenham vs Ajax Buka Babak Semifinal

Baca: Pembangunan Jembatan Sungailulut Berimbas pada ini, Disdik Akan Keluarkan Surat Edaran

"Tentu kami bangga, jika Palangkaraya benar-benar dipilih menjadi Ibu Kota Pemerintahan RI. Akan banyak peluang kerja yang akan terbuka di Kalteng dan harapan kami sebagai orang lokal, jangan sampai dipinggirkan setelah itu direalisasikan," ujar Abdul Haris, warga lokal, Selasa (30/4/2019).

Hal yang sama diungkapkan, Hj Imran seorang pedagang di Pasar Besar Palangkaraya yang mengaku senang jika pemindahan Ibu Kota RI tersebut resmi ditempatkan di Palangkaraya."Aku ga repot lagi ngambil barang ke Jakarta cukup di Palangkaraya pasti akan banyak dibangun pabriknya," ujar penjual pakaian ini.

Lain lagi dengan Kamsiah, seorang karyawan swasta di Palangkaraya yang mengaku khawatir dengan rencana pemindahan ibu kota Pemerintahan RI ke Kalteng tersebut lantaran takut penduduk lokal termarjinalkan setelah pemindahan tersebut.

Sebagaimana diketahui, Presiden Joko Widodo akhirnya memutuskan untuk memindahkan Ibu Kota  dari Jakarta ke luar pulau Jawa. Hal itu diputuskan Jokowi dalam rapat terbatas terkait pemindahan Ibu Kota di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (29/4/2019).

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro mengatakan, awalnya dalam rapat itu ada tiga alternatif yang ditawarkan ke Jokowi.

Pertama, Ibu Kota tetap di Jakarta tetapi daerah seputaran Istana dan Monas dibuat khusus untuk kantor-kantor pemerintahan, kementerian, dan lembaga.

 Sehingga seluruh kawasan pemerintahan berada di satu tempat dan itu menciptakan efisiensi di dalam tugas koordinasi pemerintah.

Alternatif kedua, pusat pemerintahan pindah ke luar Jakarta, tetapi masih dalam radius sekitar 50-70 km dari Jakarta.

Alternatif ketiga adalah memindahkan Ibu Kota ke luar pulau Jawa, khususnya mengarah kepada kawasan timur Indonesia

"Dalam rapat tadi diputuskan, Presiden memilih alternatif ketiga, yaitu memindahkan Ibu Kota ke luar Jawa. Ini barangkali salah satu putusan penting yang dilahirkan hari ini," kata Bambang.

Baca: Balasan Menohok Ayu Ting Ting Setelah Dihujat Karena Teman Ivan Gunawan Itu Berbikini Seusai Umrah

Baca: Soal Pemindahan Ibu Kota dari Jakarta, BPN Sebut Perlu Perencanaan Matang dan Waktu Lama

Menurut Bambang, keputusan Jokowi itu diambil dengan mempertimbangkan agar Indonesia tidak Jawa sentris. Diharapkan nantinya pertumbuhan ekonomi bisa merata di setiap wilayah.

Kendati demikian, pemerintah belum memutuskan daerah mana yang akan dipilih menjadi Ibu Kota baru. Bambang mengatakan, untuk memutuskan lokasi ini masih dibutuhkan pembahasan yang panjang.

"Dan tentunya akan dilanjutkan dengan ratas berikutnya yang akan bicara lebih teknis, bicara design, dan bicara mengenai masterplan dari kota itu sendiri," kata dia.

 (banjarmasinpost.co.id / faturahman)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved