Berita Tabalong

Pelayanan Kesehatan di Puskesmas Kelua Dinilai Tim dari Dinkes Tabalong, Ini Hasilnya

Beberapa program pelayanan yang telah dilakukan oleh Puskesmas Kelua mendapat predikat baik dalam mutu pelayanan dan manajemen Puskesmas.

Pelayanan Kesehatan di Puskesmas Kelua Dinilai Tim dari Dinkes Tabalong, Ini Hasilnya
HO/Puskesmas Kelua
Lomba Puskesmas Berprestasi, tim penilai dari Dinkes Tabalong saat melakukan penilaian di Puskesmas Kelua. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG – Dinas Kesehatan Tabalong menggelar lomba Puskesmas Berprestasi yang diikuti oleh seluruh Puskesmas di Tabalong, dan Puskemas Kelua masuk dalam nominasi enam besar dan dilanjutkan dengan penilaian langsung.

Kepala Puskesmas Kelua dr Ony Erawati mengatakan kunjungan dari tim penilai dilakukan setelah dilakukan presentasi. Untuk memastikan apa yang dipresentasikan sesuai dengan kondisi di Puskesmas. Ada enam Puskesmas yang masuk dalam enam besar adalah PKM Kelua, PKM Benua Lawas, PKM Mungkur Agung, PKM Muara Harus, PKM Tanda dan PKM Muara Uya.

“Kami hanya menunjukkan kegiatan pelayanan yang memang setiap hari dilaksanakan, bukan hanya untuk penilaian ini saja,” ujarnya. dr Ony mengatakan dalam kunjungan itu juga ditunjukkan kembali inovasi yang telah dilakukan.

Beberapa program pelayanan yang telah dilakukan oleh Puskesmas Kelua mendapat predikat baik dalam mutu pelayanan dan manajemen Puskesmas.

Baca: Ditresnarkoba Polda Kalsel Ungkap Jaringan Sindikat Narkoba Lapas Teluk Dalam, Sabu Asal Malaysia

Baca: Prabowo Unggul di Tapin Utara, Hindari Kesalahan KPU Tapin Dua Hari Tetapkan Hasil Pemilu 2019

"Beberapa inovasi Puskesmas juga kami sampaikan, selain mempresentasikan keberhasilan juga berharap bisa menjadi motivasi lebih bagi Puskesmas untuk me jadi lebib baik," ujarnya. 

Beberapa inovasi Puskesmas Kelua yang diangkat adalah Road Show IVA Test dimana kegiatan ini langsung jemput bola dilakukan di desa desa. Sehingga para wanita bisa dengan mudah memeriksakan kesehatan organ intimnya. 

Pentingnya pelaksanaan IVA test juga disampaikan kepada seluruh warga sehingga mereka bisa lebih dini mengetahui jika terjadi kanker serviks.

"IVa test juga dilakukan secara berkala dan bagi yang pernah melakukannya biasanya lebih mudah untuk melakukan test pada pengecekan berikutnya, karena biasanya pada pengecekan awal itu banyak yang takut atau malu, namun kamibterus memberikan pengertian mengenai pentingnya IVA Test," ujarnya.

Inovasi lain adalah Farasetamol Siaga di UGD Rawat Inap, program ini yaitu Farmasi akan disediakan dan diantarkan obat langsung ke perawat kaga di UGD dan Rawat Inap.  

Baca: Tak Hanya Rian Subroto, Oknum Polisi Diduga Pemesan Vanessa Angel, Polda Jatim Beri Penjelasan Ini

Baca: Komisi B DPRD Kalteng : Sudah Ada Investor Siap Danai Pemindahan Ibu Kota Indonesia ke Kalteng

Inovasi lain adalah Gerakan Kader Asuh Balita, Kelompok Ibu ibu Pendukung Asi Eksklusif (Kipasi), Makan Paliat atau Mari Budayakan Peduli Lingkungan Sehat. Inovasi yang juga menyentuh langsung ke masyarakat adalah Gertak sambal Achan yairu Gerakan Sambangi Anak Balita bebaskan dari Stunting. 

dr Eny menambahkan untuk Pis PK tahun 2018 kegiatannya sudah dilaksanakan di kelurahan Pulau, Desa Sei Buluh dan Desa Paliat. Dan akan dilanjutkan pada tahun 2019 yang sudah dilaksanakan di desa Pudak setegal dan masintan, Desa Takulat, Desa Telaga Itar dan Desa Ampukung.

 "Puskesmas Kelua mengikuti lomba Puskesmas Berprestasi dilajukan untuk meningkatkan motivasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat," ujarnya. (Banjarmasinpost.co.id/reni kurniawati)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved