Berita Banjarmasin

Pemprov Kalsel Optimistis Peningkatan Wisatawan Seiring Beroperasinya Bandara Internasional

Beroperasinya Bandara bertaraf internasional Kalsel ini digadang-gadang bisa menjadi pendorong optimalnya peningkatan kunjungan pariwisata ke Banua.

Pemprov Kalsel Optimistis Peningkatan Wisatawan Seiring Beroperasinya Bandara Internasional
Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody
Abdul Haris Makkie, Sekdaprov Kalsel 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pemerintah Provinsi bersama Pemerintah Kabupaten/Kota di Kalimantan Selatan (Kalsel) yang cukup aktif kembangkan industri pariwisata beberapa tahun belakangan sangat dambakan beroperasionalnya Bandara Internasional Syamsuddin Noor.

Wajar, karena dengan beroperasinya Bandara bertaraf internasional di Kota Banjarbaru, Kalsel ini digadang-gadang bisa menjadi pendorong optimalnya peningkatan kunjungan pariwisata ke Banua.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalsel, Abdul Haris Makkie bahkan optimis dengan target beroperasinya bandara tersebut pada Bulan Nopember 2019 mendatang, secara berangsur-angsur dapat meningkatkan kunjungan setidaknya hingga seratus ribu wisatawan asing dan lebih dari satu juta wisatawan lokal.

"Bulan Nopember optimis sudah bisa beroperasi, perkembangan cukup bagus saya kira," kata Abdul Haris.

Baca: Stand Pasar Wadai Ramadhan Banjarmasin Sudah Berdiri, Jangan Lewatkan Spot Foto Instagramablenya

Baca: Komisi B DPRD Kalteng : Sudah Ada Investor Siap Danai Pemindahan Ibu Kota Indonesia ke Kalteng

Menurutnya hal ini harus terus diimbangi dengan pengembangan dan penguatan daya tarik wisata di Kalsel sehingga berpeluang mendapatkan luberan wisatawan dari daerah wisata populer di Indonesia.

Koordinasi Pemerintah Provinsi dengan Pemerintah Kabupaten/Kota dan antara masing-masing Kabupaten/Kota juga menurutnya jadi hal penting untuk jadikan Kalsel sebagai Provinsi tujuan wisata.

"Kalsel punya banyak daya tarik, termasuk nilai budaya masyarakat Adat Dayak yang tidak ada di daerah lain ini kan salah satu potensi besar," kata Abdul Haris.

Menurut Kepala Dinas Provinsi Kalsel, Danial Kifli, selain Bandara Internasional, Ia mengakui secara umum faktor kemudahan akses pada berbagai objek wisata di Kalsel belum sebaik objek wisata di daerah lain.

Hal ini menurutnya termasuk menjadi hal yang menjadi salah satu fokus pembenahan Pemerintah Provinsi bersama Pemerintah Kabupaten/Kota setempat untuk maksimalkan potensi industri wisata di Kalsel.

Baca: Prabowo Unggul di Tapin Utara, Hindari Kesalahan KPU Tapin Dua Hari Tetapkan Hasil Pemilu 2019

Baca: Prabowo-Sandi Menang Telak di Tanahlaut, Raih 63 Persen Suara, Jokowi-Maruf Amin 36 Persen

Danial nyatakan tak hanya wisata alam yang selama ini menjadi daya tarik Kalsel, namun wisata kebudayaan berbasis masyarakat juga sebenarnya menjadi potensi di Kalsel.

Karena itu, pihaknya saat ini terus fokus menggelar berbagai workshop libatkan masyarakat di sekitar objek wisata di Kalsel untuk berikan pemahaman dan terapkan konsep Sapta Pesona.

"Masyarakat khususnya di kawasan wisata harus mengerti unsur Sapta Pesona diantaranya keamanan, ketertiban, kebersihan, kesejukan, keindahan dan ramah-tamah. Jadi kami inginkan partisipasi masyarakat lebih dalam lagi soal ini," kata Danial. (Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved