Berita Banjarmasin

Peringati Hari Buruh, Sekitar 200 Buruh Banjarmasin Bakal Gelar Aksi Teriakan Tuntutan Ini

Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (FSPMI-KSPI) Kalsel akan melaksanakan aksi ke jalanan di Hari May Day.

banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti
Anggota FSPMI-KSPI Kalsel mempersiapkan aksi untuk peringatan May Day. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMSIN - 1 Mei menjadi satu hari yang istimewa bagi sejumlah buruh di Indonesia. Begitupun di Banjarmasin. 

Bahkan pada hari yang dikenal sebagai May Day tersebut, Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (FSPMI-KSPI) Kalsel akan melaksanakan aksi ke jalanan.

Memperingati hari buruh kali ini, ada sejumlah tuntutan yang bakal diteriakan pada buruh yang tergabung dalam federasi tersebut. Di antaranya, tolak upah murah, cabut PP 78 Tahun 2015, serta tingkatkan KHL menjadi 84 item. Dimana saat ini KHL hanya mencakup 60 item.

Tuntutan lainnya ialah hapus outsourcing dan pemagangan yang bekedok outsourcing. Serta tingkatkan manfaat jaminan kesehatan dan jaminan pensiun.

Baca: Kumpulan Ucapan Selamat Hari Buruh 2019 May Day dalam Bahasa Inggris & Indonesia, Cocok Untuk WA

Baca: Kejari Batola Musnahkan Ratusan Barang Bukti Kejahatan, Mulai Senjata Api hingga Bir Hitam

Mereka juga meminta turunnya harga sembako dan listrik. Tingkatkan kesejahteraan dan pendapatan guru honorer, serta kesejahteraan pendapatan ojek online.

Tenaga honorer apalagi guru bagi Ketua DPW FSPMI Kalsel, Yoeyoen Indaharto  begitu berjasa. Selain itu bekerja di bawah pemerintahan. Namun sangat disayangkan, upahnya jauh lebih rendah dibanding UMP.

Hal lainnya yang juga diperjuangkan ialah ratifikasi konvensi ILO nomor 185 tentang perlindungan matenitas.

Yoeyoen menerangkan, aksi mereka ke jalanan bukan sebagai perayaan, hiburan atau hura-hura apalagi berbagi doorprise. Ujarnya, May Day merupakan satu hari penting dan aksi turun ke jalanan merupakan kewajiban. Terutama untuk meneriakan keadilan bagi para buruh.

Ada sekitar 200 buruh yang mengikuti aksi tersebut. Mereka berkumpul di Taman Kamboja, Banjarmasin sekitar pukul 09.00 Wita, kemudian berjalan menuju Mahligai Pancasila, kediaman Gubernur Kalsel.

Baca: Warga Pipitak Jaya dan Harakit Ingin Ganti Rugi Lahan Bendungan Tapin Cair Sebelum Idulfitri

Baca: Tim BPTH Kalsel Kunjungi Persemaian Ulin KTH Alimpung dI Tiwingan, Ini Komitmen Pemiliknya

Kemudian berlanjut ke Kantor DPRD Provinsi Kalsel. Setelah itu menuju Pemko Banjarmasin dan ke trafict light di Jalan Lambung Mangkurat. Barulah kembali ke Taman Kamboja, Banjarmasin.

Selain aksi tersebut, sebelumnya sebut Yoeyoen juga ada sejumlah rangakain kegaitan menuju Mayday. Beberapa hari sebelum aksi ke jalanan, mereka melakukan kegiatan sosal, yakni donor darah yang selalu menjadi agenda tahunan.

Selain itu juga berbagi beras yang disumbangkan oleh buruh sebanyak kurang lebih dua ton untuk dibagikan ke panti asuhan, pesantren dan pakir miskin.

(banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti)

Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved