Berita Kotabaru

Ibu dan Bayinya Korban Tertimbun Longsor di Pulau Matasirih Kotabaru Akhirnya Ditemukan Tim SAR

Selam 8 hari pencarian korban tanah longsor di Pulau Matasirih, Kotabaru, tim SAR gabungan akhirnya bisa menemukan korban ibu beserta bayinya.

Ibu dan Bayinya Korban Tertimbun Longsor di Pulau Matasirih Kotabaru Akhirnya Ditemukan Tim SAR
HO/BPBD Kotabaru
Tim SAR Gabungan saat melakukan pencarian ibu dan bayi korban tertimbun tanah longsor di Pulau Matasirih, Pulau Sembilan, Kotabaru. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Selama 8 hari pencarian korban tanah longsor di Pulau Matasirih, tim SAR gabungan akhirnya bisa menemukan korban ibu beserta bayinya, Rabu (1/5/19) sekitar pukul 12.00 wita.

Ibu dan bayinya ditemukan tim gabungan dalam keadaan bersampingan. Kerja keras tim yang terkendala minim peralatan tersebut akhirnya membuahkan hasil.

Pihak keluarga pun bersyukur krena keduanya ditemukan meski sudah dalam keadaan tidak bernyawa lagi.

Kedua korban langsung dievakusi dan dibersihkan. Setelah itu, kedua jenazah langsung dimakamkan dipermakaman umum di Pulau Matasirih Kecamatan Pulau Sembilan Kabupaten Kotabaru.

Pihak keluarga juga sudah mengikhlaskan kepergian kedua almarhumah.

Baca: Longsor di Pulau Matasirih Rusak 6 Rumah, Ibu dan Anak Masih Belum Ditemukan

Baca: Siswa SMPN 2 Pulau Sembilan dari Pulau Matasirih Kotabaru Syok Mendengar Tanah Longsor di Desanya

Baca: Hari ke 7 Pascalongsor di Matasirih, Tim BPBD Kotabaru Tambah Peralatan Pendukung Pencarian

Sudarsono staf Kecamatan Pulau Sembilan membenarkan penemuan kedua jenazah tersebut. Kini, kedua korban tanah longsor sudah ditemukan setelah pencarian ketinggin tanah yang mencapai 7 meter tersebut.

"Sudah ketemu dan sudah dimakamkan juga setelah dievakuasi tim pencarian, " katanya kepada Banjarmasinpost.co.id.

Sementara itu, Kepala BPBD Kotabaru H Rusian Ahmadi Jaya, Rabu (1/5/19) membenarkan tim gabungan sudah berhasil menemukan dan mengevakuasi korban yang sempet tertimbun tanah longsor.

Bupati Kotabaru saat mengungjungi lokasi tanah longsor di Pulau Matasirih, Pulau Sembilan, Kotabaru.
Bupati Kotabaru saat mengungjungi lokasi tanah longsor di Pulau Matasirih, Pulau Sembilan, Kotabaru. (HO/BPBD Kotabaru)

Tim berhasil evakuasi setelah ada tambahan anggota BPBD Kotabaru sebanyak 5 orang, damkar 2 orang, Buma Rescue 4 orang dan peralatan pemcah beton. Selain itu juga ada 2unit mesin pompa air serta peralatan penerangan.

"Alhamdulillah Tim SAR Gabungan telah membuahkan hasil menemukan korban runtuhan tanah longsor di Pulau Matasirih Kecamatan Pulau Sembilan Kabupaten Kotabaru. Info trakhir kegiatan pencarian korban Rabu, 1 Mei 2019 sekitar 12.00 wita korban sudah terlihat selanjutnya dilakukan upaya pengangkatan keluar dari runtuhan bangunan, " katanya.

Baca: Polsek Pulau Laut Selatan, Galang Dana untuk Korban Bencana Longsor di Pulau Matasirih

Baca: Bupati Kotabaru H Sayed Jafar Tinjau Lokasi Tanah Longsor di Pulau Matasirih

Baca: Pulau Matasirih Kotabaru Longsor, 2 Warga dan Sejumlah Bangunan Ikut Tertimbun

H Jaya juga menyebutkan, kondisi korban sudah meninggal dunia dan selanjutnya pihak keluarga langsung melaksanakan pembersihan dan dikuburkan di lokasi pemakaman umum Pulau Matasirihpukul 16.00 wita.

"Korban juga sudah dimakamkan dan tim telah melaksnkn tugasnya melakukan pencarian selama 8 hari, " katanya.

Dia juga menjelaskan, ada sebanyak 500 penduduk yang saat ini mengungsinke pelabuhan Perhubungan di Pulau Matasirih. Masyarakat masih belum berani kembali karena cuaca masih belum stabil.

"Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Kotabaru, mengucapkan terimakasih atas segala dukungan moral dan materiil dari seluruh masyarakat Kabupaten Kotabaru. Begitu juga dengan tim dari BPBD, Basarnas, DOKP, Rescue PT BUMA Polsek dan Koramil serta msyarakat yang turut membantu pencarian, " katanya. (Banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved