Berita HSU

Kapolres HSU Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Intan, ini yang Disampaikan

Apel gelar pasukan Operasi Keselamatan Intan 2019 dilakukan di halaman Mapolres Hulu Sungai Utara (HSU), Rabu (1/5/2019).

Kapolres HSU Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Intan, ini yang Disampaikan
polres hsu
kapolres hsu akbp ahmad arif sopiyan sematkan tanda operasi keselamatan saat apel gelar pasukan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Apel gelar pasukan Operasi Keselamatan Intan 2019 dilakukan di halaman Mapolres Hulu Sungai Utara (HSU), Rabu (1/5/2019).

Dipimpin Kapolres HSU, AKBP Ahmad Arif Sopiyan, gelar pasukan ini juga melibatkan beberapa pasukan dari luar Polres HSU.

Adapun pasukan terdiri dari personel Polres HSU, Kodim 1001 Amuntai Balangan, Pol PP, Dishub, BPBD, Senkom dan Pramuka.

Apel gelar pasukan ini dilaksanakan pascapemilu 2019 dan cipta kondisi jelang Ramadan 1440 H, serta untuk mengetahui sejauh mana kesiapan personel maupun sarana pendukung lainnya agar operasi berjalan lancar dan sesuai dengan tujuannya.

Sedangkan tujuannya, untuk meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalulintas, meminimalkan pelanggaran dan kecelakaan, menurunya tingkat fatalitas korban kecelakaan serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

Baca: Syahrini Dipermalukan di Jepang Jelang Nikahi Reino Barack, Teman Luna Maya Itu Malah Senang

Baca: Go-Jek Hari Ini Uji Coba Tarif Baru di Lima Wilayah Operasi, Kota Banjarmasin & Palangkaraya?

Baca: Billy Syahputra Unfollow Hilda Vitria, Mantan Kriss Hatta Itu Terpergok Lakukan Ini di Kamar

Baca: Kesamaan Baju Ayu Ting Ting dan Raffi Ahmad Saat Jenguk Nikita Mirzani, Suami Nagita Slavina: Lucu

Hal ini sebagaimana disampaikan dalam sambutan tertulis dari Kepala Korps Lalulintas Polri, Irjen Refdi Andri yang dibacakan kapolres saat memimpin apel gelar pasukan.

Selain itu juga disampaikan, secara nasional jumlah pelanggaran berupa tilang mengalami kenaikan 49 persen bila dilihat data 2017 dan 2018, yakni 833.607 kasus menjadi 1.243.047 kasus.

Sedangkan kejadian kecelakaan lalulintas daro 2017 dan 2018 mengalami penurunan 26 persen.

Dimana 2017 ada 5.556 kejadian dan 2018 ada 4.096 kejadian.

Kemudian juga disampaikan dalam Operasi Keselamatan tahun 2019 ini lebih diprioritaskan kegiatan dikmas lantas yang mampu mewujudkan rasa simpatik masyarakat kepada Polri, khususnya Polantas.

"Disamping itu untuk mengedukasi masyarakat agar menciptakan situasi kamseltibcar lantas yang tertib," katanya.

Sedangkan jenis pelanggaran yang menjadi sasaran dalam Operasi Keselamatan tahun 2019, antara lain menggunakan handphone saat mengemudi, tidak menggunakan sabuk pengaman.

Menaikan dan menurunkan penumpanv di jalan tol, melawan arus, mengendarai kendaraan dalam keadaan di bawah pengaruh alkohol atau narkoba.

Selanjutnya, pengemudi di bawah umur, melebihi batas kecepatan maksimal dan menggunakan bahu jalan bulan untuk peruntukannya.

(banjarmasinpost.co.id/dony usman)

Penulis: Dony Usman
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved