Berita Nasional

Tarif Baru Ojek Online Mulai Berlaku Hari Ini, dari Rp 1.850 Hingga Rp 2.300, Kalimantan Zona 3

Tarif baru ojek online akan diberlakukan mulai hari ini, Rabu (1/5/2019) sesuai peraturan Menteri Perhubungan.

Tarif Baru Ojek Online Mulai Berlaku Hari Ini, dari Rp 1.850 Hingga Rp 2.300, Kalimantan Zona 3
kompas.com
Ojek online menggunakna GPS pada ponsel saat berkendara mengantar dan menjemput penumpang. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Tarif baru ojek online akan diberlakukan mulai hari ini, Rabu (1/5/2019) sesuai peraturan Menteri Perhubungan.

Dengan berlakunya peraturan tersebut, maka tarif ojek online yang telah diatur Kemenhub juga resmi diterapkan.

Peraturan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 12 Tahun 2019 tentang Perlindungan Keselamatan Pengguna Sepeda Motor Yang Digunakan Untuk Kepentingan Masyarakat.

"Mulai besok (1/5/2019) peraturan terkait ojek online tersebut termasuk tata cara dan tarif (biaya jasa) mulai diberlakukan di 5 kota mewakili 3 zona yaitu Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, dan Makassar,” ujar Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam keterangan tertulisnya, Selasa (30/4/2019) malam.

Baca: Jangan Lupa! Aturan dan Tarif Ojek Online Berlaku Mulai Besok, Segini Besaran dan Aturannya

Baca: Driver Ojek Online Kota Banjarmasin Ini Bersyukur Tarif Naik, Pengguna Jasa Justru Keberatan

Baca: Reino Barack Pergoki Syahrini Lakukan Hal Tak Terduga, Ini Kekecewaan Suami Incess pada Luna Maya

Budi mengatakan, penerapan peraturan tersebut di lima kota itu akan dievaluasi dalam seminggu kedepan. Penentuan lima kota tersebut merupakan upaya mitigasi risiko dan mitigasi manajemen dalam penerapan regulasi.

"Artinya kalau di lima kota itu, kita lihat bagaimana dinamikanya. Kalau dinamikanya baik dan tidak ada reaksi langsung kita berlakukan,” kata Budi.

Budi berharap peraturan tersebut dapat memberikan payung hukum terutama berkaitan dengan isu keselamatan.

"Karena kita tahu bahwa safety adalah satu keharusan bagi pengguna transportasi. Kami berharap ini menjadi perlindungan yang baik bagi masyarakat,” ucap dia.

Sementara itu, Dirjen Perhubungan Darat Budi Setyadi mengatakan, regulasi tersebut disusun dengan melibatkan berbagai unsur dari pemerintah, aplikator dan pengemudi. Dirinya berharap, selain menetapkan biaya jasa, diharapakan regulasi tersebut melindungi pengemudi terutama dari segi keselamatan dan kesejahteraan.

“Oleh karena itu, kami mengimbau bahwa aturan ini kita jalankan dan diharapkan memberikan kesejahteraan kepada masyarakat yang sudah berprofesi sebagai pengemudi ini bisa berjalan baik. Saya kira ini yang terbaik dan mudah-mudahan responnya positif terutama ke masyarakat,” ujar Budi Setiyadi.

Halaman
12
Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved